oleh

Pak Bupati, Terminal Padang Bulan Rantauprapat Terbengkalai

Labuhanbatu, newskabarindonesia.com : Terminal terpadu Padang Bulan Ranntauprapat yang sudah di tinggalkan Dinas Perhubungan Kabupaten Labuhanbatu kini kondisinya memprihatinkan. Selain itu terminal yang tadinya menjadi kebangaan masyarakat setemapt kini berubah fungsi menjadi tempat muda mudi memadu kasih. Minggu (23/9/2018).

Seperti yang terlihat Terminal padang bulan adalah aset pemerintah yang di bangun untuk terminal bus penumpang yang melalui kota Rantau prapat kabupaten labuhan batu kini sudah tidak di perhatikan lagi akibatnya sana sini bangunan Rusak dan lapangan nya semak di tumbuhi lalang dan rumput liar.

Teminal padang bulan terletak di jalan baru Bay pas kelurahan padang bulan kecamatan Rantau utara kabupaten labuhan batu provinsi sumatra utara, yang mana terminal padang bulan di bangun dari dana APBD labuhanbatu.

Hasil investigasi awak media kelapangan dan menemui tokoh masayarakat H.Kharuddin Siregar warga padang bulan  salah seorang tokoh masyarakat padang bulan mengatakan” sayang benar aset pemerintah di tinggal begitu saja tidak pergunakan karna ini adalah pemubaziran karna bangunnya uang rakyat mengapa tidak di pergunakan dan kalau malam sudah menjadi yempat anak muda dan mudi bertemu apalagi kalau kita masuk kedalam terminal sangat gelap lampunya padam lapangan nya semak   sayang lah kalau tidak di pakai ” ucapnya.

Di tempat yang berbeda salah seorang anggota DPD lsm Gerakan Aliansi Rakyat Indonesia (GARI) labuhan batu Bung Tajuddin Hasibuan   SH mengatakan ” saya kerap kali  lewat terminal tersebut dan melihat sangat sayang kalau pemerintah tidak mempergunakan fasilitas bangunan yang di tinggal Dinas perhubungan begitu aja dan tidak di urus , kepada plt Bupati H.Andi Suaimi Dalimunthe ST MT agar memperhatikan aset yang sudah tidak di urus oleh dinas yang menempati dahulu agar kiranya pemerintah memanfaatkannya agar aset tersebut tetap terjaga dan terawat”ucapnya pada awak media tentang terminal padang bulan aset pemerintah yang terbengkalai. (Je/Red).

Facebook Comments

Komentar

News Feed