oleh

Masih Bermasalah, Pemkab Lamsel Cari Solusi Perselisihan Anatara FSBKU-KSN Dengan PT. CAP

Lampung Selatan,newskabarindonesia.com : Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, akan mencari solusi terbaik terkait perselisihan yang terjadi antara Forum serikat buruh karya utama (FSBKU-KSN) dengan PT. Central Alvian Pertiwi (CAP).

Hal tersebut terungkap, saat petemuan antara Asisten Bidang Ekobang Setkab Lamsel, Mulyadi Saleh dan PT. CAP serta 2 vendor yaitu PT. BKI dan PT. TDJ di ruang rapat Asisten Bidang Ekobang, Selasa (25/09).

Perwakilan dari PT. CAP Wempy mengatakan, pihak PT. CAP akan mengambil langkah keranah hukum yakni Pengadilan Hubungan Industrial (PHI), jika terus didesak oleh FSBKU yang punya kekuatan pengerahan masa.

“Semestinya, harus ada perimbangan. Jika, kami terus didesak, ya kita juga akan melakukan jalur yang sama yaitu jalur hukum,” ujar Wempy.

Dilain pihak, Asisten Bidang Ekobang, Mulyadi Saleh, menyatakan, pihaknya tidak ingin mediasi yang dilakukan, dibilang ada keberpihakan dengan pihak perusahaan, padahal, Pemkab Lamsel hanya sebagai penengah.

“Tapi, kalaupun PT. CAP siap melakukan jalur hukum, kami persilahkan. Namun demikian, hendaknya kita cari solusi terbaik lebih dahulu dengan cara mediasi,” kata Mulyadi.

Dimana sebelumnya, 7 orang buruh itu dinyatakan oleh vendor PT. BKI bukan karena di PHK, namun, kontraknya telah habis sesuai dengan masa siklus perawatan ayam yaitu 1,5 tahun.

“Kemudian saat dilakukan seleksi ulang oleh vendor yang baru yaitu PT. TDJ, ketujuh orang buruh itu tidak lulus seleksi,” pungkas Mulyadi.

Indung Sutrisno selaku Perwakilan PT. TDJ mengatakan, jika bicara mengenai aturan, semua pihak pasti punya aturan, akan tetapi pihaknya berupaya mencari solusi penyelesaian terbaik, sebelum dilakukan mediasi berikutnya.

“Masing-masing pihak punya pendirian. Tentunya, tidak ada penyelesaian terbaik. Maka, lebih baik kita bicara dari hati kehati, nanti ada solusi terbaik dalam mediasi antar kedua belah pihak. Sebab, kami akan siapkan formula terbaik dalam pertemuan nanti,” ujar Indung.(Imron/Red).

Facebook Comments

Komentar

News Feed