oleh

Usai Mediasi Perwakilan Masa Enggan Berkomentar…?

Tulangbawang : Teriakan lantang dan takbir Allahhu Akbar, Allahhu Akbar, Allahhu Akbar yang di teriakan koordinator aksi Andika dan Supri Bakou benar-benar lantang. Tak hanya itu, dengan orasinya, kedua korlap ini mampu membakar semangat ratusan masa yang menggelar demo di depan pintu masuk PT. Sugar Group Companies (SGC) Jalan Lintas Timur Tulangbawang. Kamis (27/09/2018).

Tak lama menggelar aksi demo, Kapolres Tulangbawang AKBP. Raswanto bersama jajarannya dan pihak terkait menemui pendemo dan melaukan mediasi. Alhasil, Koordinator aksi Andika dan Supri Bakou sepakat untuk bermediasi dengan pihak perusahaan yang di lakukan di PT. Sweet Indo Lampung yang merupakan anak perusahaan dari Sugar Group Companies.

Setiba di posko PT. Sweet Indo Lampung mediasipun di mulai secara tertutup, bahkan awak media yang ingin meliput mediasi antara perwakilan masa dengan pihak perusahaan dilarang. Tidak hanya tertutup, mediasi di jaga dengan pengawalan super ketat lengkap dengan seragam polisi dan senjata laras panjang.

Tampak hadir dalam mediasi tersebut Menejer Administrasi PT. SGC Heru Sapto, Direktur Utama PT. SGC Edi dan beberapa petinggi perusahaan lainnya. Selang beberapa jam mediasi antara perwakilan masa dan pihak perusahaan selesai.

Namun sayang para wartawan yang sejak dua jam menunggu mediasi tidak mendapatkan jawaban pasti baik itu dari perusahaan PT. SGC maupun koordinator aksi Andika dan Supri Bakou.

Direktur PT. SGC Edi yang keluar bersama Manager Administrati PT. SGC Heru Sapto enggan memberikan komentar terkait hasil mediasi antara perusahaan dengan perwakilan masa.

“ya pokoknya sudah selesai dan sudah beres” Tegas Edi Kamis (27/09/2018).

Ditempat yang sama Koordinator aksi yang juga perwakilan pendemo Supri Bakou enggan memberikan keterangan terhait hasil mediasi dan tututan warga. Pria berkulit hitam ini hanya mengatakan bahwa persoalannya sudah selesai dan apa yang diinginkan warga sudah di sampaikan walapun PT. SGC belum memberikan kepastian terkait tuntutan warga.

” soal apa hasilnya nanti aja belum kita buka” Ujar Supri Bakou Kamis (27/09/2018).

Facebook Comments

Komentar

News Feed