oleh

Miris, Kesulitan Berkomunikasi, Warga Desa Naga Beralih Minta Provider Segera Bangun BTS

Kampar, newskabarindonesia.com : Warga yang berada di Desa Naga Beralih, Kecamatan Kampar Utara, Kabupaten Kampar, berharap ada pembangunan tower Base Transceiver Station (BTS) di Wilayah Desa nya segera dibangun agar segera dapat digunakan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, untuk di wilayah Kecamatan Kampar Utara masih banyak daerah yang belum bisa mengunakan sinyal handphone (HP) dan sinyal jaringan Internet. Sehingga masih sulit dalam komunikasi mengunakan jaringan Internet /HP, padahal seperti diketahui saat ini semua informasi melalui Jaringan Internet / HP.

“Untuk wilayah kami memang masih sulit dalam berkomunikasi mengunakan jaringan internet / HP, karena tidak semua daerah itu bisa menggunakannya. Hanya ada beberapa titik di Desa yang bisa masuk sinyal Jaringan Internet / HP,” ujar Kades Naga Beralih, Razali kepada awak media diruangan kerjanya pada Kamis (06/12/2018).

Maka dari itu dirinya berharap, segera ada pembangunan tower untuk sinyal jaringan internert / HP. Karena di jaman sekarang ini teknologi sudah canggih, dan semua komunikasi menggunakan HP dan sinyal internet. Bagi daerah yang tidak ada sinyal, tentu terlambat informasi.

“Sekarang semua informasi cepat, namun daerah kami terkendala sinyal. Kalau semua daerah sudah bisa menggunakan HP, dan informasi lancar tentu semua program dapat berjalan dengan lancar juga. Maka kami berharap ada pembangunan tower BTS itu,” jelasnya.

Diakuinya juga bahwa, dirinya selaku Kades selalu mendapat undangan melalui Jaringan Internet / HP. Biasanya kalau sudah ada rapat dari Kabupaten untuk Kades, selalu terlambat mendapat informasi. Sebab daerah tertentu yang bisa masuk sinyal jaringan internet / HP,” bebernya lagi.

Menurut Razali, jika untuk membangun tower di Desanya lokasi insya allah kita siapkan, dan tidak ada kendala dari masyarakat. Karena semua masyarakat sangat mendukung jika dibangun tower untuk komunikasi. Selama ini masyarakat merasa terhambat, tidak seperti daerah lain,” tutupnya. (Amri/Red).

Facebook Comments

Komentar

News Feed