oleh

Telat Bayar SPP, Seorang Siswi Tak Boleh Ikut Ujian

Surabaya, newskabarindonesia.com : Widiati kecewa kepada pihak sekolahan SMK 1 Pawiyatan gara gara anaknya telat bayar spp 1 bulan gagal ikut ujian sekolah padahal ibu widiati berjanji akan membayarnya di akhir bulan ini sebesar Rp 350.000 ribu

Sebelumnya pihak sekolahan tanpa memberikan surat panggilan ke pada ibu widiati selaku orang tua alda ladysta yang duduk di kelas AP 1 di smk pawiyatan tersebut.

Karena ibu widiati kecewa langsung mendatangi pihak sekolahan dan langsung ketemu pihak kepala sekolahnya langsung,ibu tersebut langsung menceritakan kejadian yang di alami anaknya yang menyebabkan anaknya gagal ikut ujian dan kepala sekolah tidak tahu kejadian tersebut dengan kebijakan kepala sekolah alda ladysta di berikan memo untuk ikut ujian lagi walaupun sebelumnya udah ketinggalan karena udah 2 hari tidak ikut ujian.
Rabu (13/03/2019).

Masih waktu yang sama setelah alda ladys memo ke esokan hari berniat mengikuti ujian ternyata sampai di sekolah alda langsung di marahi oleh salah satu guru yaitu ibu rauli dengan kata kata yang tidak pantas oleh guru tersebut yang seharusnya mendidik dan membimbing ibu rauli mengatakan kepada anak tersebut dengan kata kata ” percuma kamu sekolah karena kamu tidak bakal naik kelas” langsung dengan seketika anak tersebut menangis kepada ibunya xan mau berhenti sekolah dan anak tersebut banyak mendiam diri di kamar.

Karena orang tuanya kaget karena anaknya nangis tidak mau sekolah lagi langsung mendatangi lagi pihak sekolahan akan tetapi kepala sekolahnya tidak ada di tempat dan ibu rauli juga tidak ada di tempat hanya di temui bagian humas smk pawiyatan bapak lantif dan bapak asmuni wali kelas,bahkan humas smk pawiyatan mengakui dan menyanyangi sikap ibu rauli kepada muridnya tersebut ungkap bapak lantif.(Nardi/Nang).

Facebook Comments

Komentar

News Feed