oleh

Dugaan Pelanggaran Deklarasi PUJO di Mesuji Masih Diselidiki Bawaslu

MESUJI, newskabarindonesia.com : Bawaslu dan Mapilu Kabupaten Mesuji diduga bekerja tidak profesional dalam menyikapi  Dekralasi jokowi – ma’ruf oleh tim PUJO yang melibatkan Anak – Anak di bawah umur,beberapa hari yang lalu 28/03/19 dilapangan Nusa indah desa Berabasan kecamatan Tanjung raya.Minggu (31/03/19).

Melalui pesan singkat Media Watshaap (wa) Bambang Wahyudi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bidang penindakan hukum Kabupaten Mesuji,mengaku dugaan pelanggaran deklarasi PUJO uang di gelar di Mesuji masih dalam tahap penyelidikan.

Tentunya Kita akan tindak tegas apabila temuan dugaan pelanggaran yang melibatkan anak dibawah umur dengan memenui syarat folmil dan materil jadi kami saat ini belum bisa menindak sebelum keduanya terpenuhi,sementara belum ada laporan dari anggota kami dilapangan.jelas Bambang.

Hasil kompirmasi media kepada Ketua Mapillu Misdi melalui via telepon Minggu (31/03/19) mengatakan kalau memang ada pelanggaran hanya bawaslu yang berwenang.

“kalau kita ini kan sama sama wartawan,Mapillu Juga di bentuk sama PWI sebagai Pemantau saja,tidak boleh ambil tindakan. Kecuali ada pelanggaran kita bisa giring langsung ke bawaslu”kata Ketua Mapillu

“Diberitakan sebelumnya, banyak anak-anak di bawah umur yang mengunakan baju artribut, maupun balita yang mengikuti dekralasi pasangan calon presiden No urut 1 di lapangan nusa indah Desa Brabasan, pada 28/03/19.

Deklarasi PUJI di Mesuji di meriahkan oleh Via Vallen dan Hijau daun, serta calon gubernur Lampung terpilih Arinal Junaidi, dan bos SGC Purwati LEE. (AAN. S/Red).

Facebook Comments

Komentar

News Feed