oleh

Parah Ketua dan Bendahara Diduga Gelapkan Dana Bungdes Canti Mandiri

Lampung Selatan,newskabarindonesia.com : Masrakat desa canti geger pertanyakan (Bungdes canti mandiri) yang ada di desa canti kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan.

Masyarakat menuding dana bungkus Canti Mandiri diduga digunakan untuk kepentingan pribadi bahkan tersebar isu dana tersebut di belikan mobil.

Untuk mengetahui dan memastikan dugaan penyalahgunaan anggaran dana Bungdes wartawan newskabarindonesia.com, Imron di rumah ketua Bungdes Arif Rizal terdapat sebuah mobil jenis Pickup yang terparkir di rumah Arif Rizal.

Sementara itu kenurut keterangan Kepala Desa Canti Jahidin mengatakan kepada newskabarindonesia.com saat ditemui di rumahnya ia tidak tahu masalah pembelian mobil dan pembangunan gedung tersebut bahkan gedung yang dibangun tersebut gedung apa saya tidak tahu, kebetulan tadi ada insfek torat kabupaten datang untuk meng audit pekerjaan yang ada didesa canti, dan kebetulan ketua Arip Rijal serta Wahyudi selaku bendahara bungdes dipanggil saat ditanya rap atau nota pembelian 2018 tidak ada, saya dengar pembicaraan mereka tadi bahwa mereka akan di tindak lanjuti di kabupaten, paparnya, lanjut

Disini saya sangat kecewa dengan pekerjaan ketua bungdes dan bendahara nya betapa tidak kecewanya saya masrakat selalu mempertanyakan pembelian mobil dan pembangunan gedung tersebut, sedang kan mereka saja tidak berkordinasi dengan saya apalagi saya menandatangani sedangkan saya tidak tau sama sekali dengan pembangunan dan pembelian mobil tersebut apa lagi dana bungdes ini sangat besar 100 juta lebih, ucapnya

Tak hanya, Menurut keterangan Kepala Desa Canti, Arip Rijal dan Wahyudi di duga telah menggunakan dana Bungdes untuk membeli harus tarup yang di duga di gunakan untuk keperluan pribadi.

Kalau mesarakat . Geger mumkin karna sudah beberapa orang nanya tentang . Parub mobil panggung gedung . Sya tdak tau . . . . memang saya sangat menyakan teteng bundes .

Belanja apapun tidak apa kordinasi . Bahkah meraka . Sampai saat ini blum ada rap dan nota blanja yg di ajukan kpada sya . Sampai audit dr sptrat . Sampai mereka blum ada rap . Jadi yg sangat sya syangkan ini sudah di audit ktrangan dari sptrat . Dana yg sdah di blanjakan . . brapa tp di buku bang . Masi ada dana 2 jt . jadi . Ujur bhasa kepala desa . ini ulah mereka . Mungkin lalay aku kurang tau . Jd harapan semuau terserah dagan 7ptrat . Harus gimana kalau kejadin sudah seperti ini .

Harapan saya semuanya kembali ke insfektorat itu aja bang yg diganti (Imron/Red).

Facebook Comments

Komentar

News Feed