oleh

LPA Labuhanbatu Kecewa Ini Masalahnya

Labuhanbatu-newskabarindonesia. Com
Ketua Lembaga Perlindungan Anak Labuhanbatu, Bung Azhar Harahap saat ditemui diruang kerjanya, Jum’at (14/02/2020) mengucapkan terima kasih kepada Sekolah MTs Swasta Nur Ibrahimy Rantauprapat yang mana pertama telah menerima Anak Korban Bully yang Viral di media sosial siswi Sekolah SMP Negeri 1 Rantau Selatan pekan lalu, dikarenakan sekolah tersebut ada rasa peduli terhadap anak, ujar Azhar.

Dalam beberapa hari Sekolah MTs Swasta Nur Ibrahimy Rantauprapat masih bersama Anak Korban Bully tersebut untuk memberi bimbingan belajar agar Anak tersebut dapat menghilangkan rasa traumanya.

Selanjutnya, Dalam hal tersebut juga Ketua Lembaga Perlindungan Anak Labuhanbatu, Bung M.Azhar Harahap,ST sangat kecewa atas keputusan Yayasan Sekolah MTs Swasta Nur Ibrahimy Rantauprapat telah mempulangkan Anak Korban Bully yang Viral Dimedia sosial kembali kepangkuan Orang Tuanya, Dikarenakan Diduga Adanya Intimidasi dari Sekolah SMP Negeri 1 Rantau Selatan kepada Pihak Sekolah tersebut.

Yang mana kita ketahui pihak Sekolah MTs Swasta Nur Ibrahimy Rantauprapat mendapatkan kategori Sekolah Peduli Anak dan masyarakat dari Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Dinas BP2KB Kabupaten Labuhanbatu, ucap Bung Azhar.

Disaat Anak Korban Bully tersebut diketahui pihak Sekolah SMP Negeri 1 Rantau Selatan dititipkan Kesekolah MTs Swasta Nur Ibrahimy Rantauprapat, Pihak Sekolah SMP Negeri 1 Rantau Selatan langsung memberi surat kepada pihak Sekolah MTs Swasta Nur Ibrahimy Rantauprapat diduga adanya Intimidasi kepada Sekolah yang menerima Titipan Anak Korban Bully siswi SMPN1 Rantau Selatan.

Lanjutnya, Selama Anak korban Bully itu dititipkan LPA Labuhanbatu Ke Sekolah MTs Swasta Nur Ibrahimy Rantauprapat Pihak Sekolah SMP Negeri 1 Rantau Selatan tidak pernah melihat dan mengunjungi siswinya ke Sekolah tersebut, pungkas ketua lpa.

Di sisi lain, Lembaga Perlindungan Anak Labuhanbatu menjumpai Kadis Pendidikan Labuhanbatu, Drs.Syaiful Azhar dalam hal tersebut pekan lalu, beliau mengatakan,”Biarlah anak tersebut dititipkan di Sekolah MTs Swasta Nur Ibrahimy Rantauprapat oleh LPA Labuhanbatu selagi anak tersebut masih mau sekolah dan untuk menghilangkan traumanya.

Biarlah Kapan anak tersebut mau niat ke sekolah SMPN 1 Rantau Selatan kita tetap memfasilitasinya untuk masuk kesekolah semulanya. Apabila anak tersebut belum berkeinginan masuk ke sekolah SMPN 1 Rantau Selatan hingga menjelang Ujian akhir, maka kita meminta pihak sekolah SMPN 1 Rantau Selatan ujiannya tetap disekolah tersebut.

Kita Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu tetap memprioritaskan kepedulian terhadap anak tersebut untuk masa depannya”, ujar ketua lpa saat menirukan nada kadis pendidikan Labuhanbatu.

Pada saat awak media mengkonfirmasi pihak sekolah MTs Swasta Nur Ibrahimy Rantauprapat dalam hal tersebut belum bisa memberikan penjelasannya.( A. Lubis)

Facebook Comments

Komentar

News Feed