oleh

Mobil Tangki Bermuatan BBM Terbakar : LSM CIFOR Desak Kapolri Usut Tuntas Pimpinan PT. Pertamina dan PT. Elnusa

-Berita-385 views

Medan Belawan – newskabarindonesia.com: Saat krisis ekonomi global melanda Indonesia yang disebabkan Virus Corona (Covid-19).

” Tiba-tiba warga Medan Marelan dan pengguna jalan dikejutkan dengan terbakarnya dan dibarengi ledakan dari mobil tangki BK 9229 CM bermuatan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite berkapasitas 24 ribu liter milik PT. Elnusa Petrofin anak perusahaan PT. Pertamina pada Kamis siang, (06/08/2020) di Jalan Titi Pahlawan, Kelurahan Renggas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara”.

Mobil Tangki Bermuatan BBM Terbakar, LSM CIFOR Desak Kapolri Usut Tuntas Pimpinan PT. Pertamina dan PT. Elnusa. Jumat (7/8/2020).

Hasil pantauan dan informasi dari beberapa sumber dilokasi kejadian, hal ini terjadi disebabkan mobil tangki pengakut BBM jenis Pertalite sedang melakukan “kencing” (penjualan minyak) ke mobil pikc up milik penampung minyak (siong) yang berada disebelahnya.

Ada 5 unit mobil damkar dan 1 unit mobil milik PT. PLN tiba di lokasi kejadian untuk menjinakkan si jago merah berserta pihak Kepolisian Polsek Medan Labuhan turun kelapangan untuk melakukan penyelidikan penyebab kejadian serta mengatur arus lalulintas yang sempat macet dan api dapat dipadamkan beberapa jam kemudian.

Seorang saksi mata, Anto (36) kepada awak Media mengatakan, awalnya “Lokasi ini kerap dijadikan tempat “kencing” mobil tangki milik PT. Elnusa Petrofin dan api diduga berasal dari puntung rokok salah seorang pekerja dengan cepat menyambar serta api terus membesar. bahkan sempat terdengar beberapa kali ledakan hingga tangki mobil tersebut mengalami robek.

Atas kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai milyaran rupiah sekaligus membuktikan kinerja Pengawasan diduga sangat lemah dan SDM jajaran Pimpinan PT. Pertamina berikut jajaran Piminan PT. Elnusa Petrofin serta instansi -instansi pemerintah setempat sampai dengan instansi-instansi pemerintah pusat dalam pengawasan penyaluran BBM.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat LSM Corruption Indonesia Funtionary Observation Reign (CIFOR) melalui Sekjennya, Ismail Alex, MI Perangin-Angin, mendesak Kapolri Jendral Polisi, Idham Azis untuk segera mengusut tuntas kasus kerugian negara yang mencapai milyaran rupiah berupa mobil tangki BBM Nopol BK 9229 CM milik PT. Elnusa dan muatan BBM jenis Pertalite kapasitas 24 ribu liter milik Pertamina yang hangus terbakar, selain itu segera mengambil alih ke Mabes Polri untuk memeriksa jajaran pimpinan PT. Pertamina (Persero) dan jajaran Pimpinan PT. Elnusa Petrofin mengungkap mafia migas yang selama ini menjadi pemberitaan di Media cetak dan Media online.

Hal ini ditegaskan penggiat anti korupsi Sekjen LSM CIFOR “Munculnya kepanikan publik mobil tangki pengakut BBM jenis Pertalite, kapasitas 24 ribu liter, Nopol BK 9229 CM milik PT. Elnusa habis terbakar, hal ini pintu masuk Kepolisian untuk mengusut tuntas penyelewangan BBM tersebut.

LSM CIFOR asperisasi Kapolri Jenderal Idham Azis membentuk Satgas Kuda Laut untuk mengawasi penyediaan dan pendistribusian BBM bersubsidi. Satgas itu dipimpin Kabareskrim, beranggotakan Wakabaharkam dan Kakorbrimob”, Ucap Penggiat Anti Korupsi.

Viralnya pemberitaan mobil tangki pengakut BBM

Ketua Tim Jeli, Independent, Toleran, Ukur (JITU) Bung Erwin Ubrandi Tambunan, SE bersama Sekretaris JITU, Firman Kurniawan, menyampaikan sangat mengapresi apabila langkah Kepolisian R.I Daerah (Polda) Sumatera Utara dapat membentuk tim khusus mengungkap mafia migas BBM berawal kejadian terbakar mobil tangki BBM dan menindaklanjuti seluruh pemberitaan – pemberitaan tentang adanya penyelewengan BBM di wilayah Belawan dan sekitarnya sesuai UU Kepolisian.

Secara terpisah, Unit Manager Communication, Rel & CSR Marketing Operational Region (MOR) 1 PT Pertamina, M Robby Hervindo ketika dikonfirmasi mengatakan sekitar pukul 12.45 WIB terjadi insiden terbakarnya mobil tangki (MT) nopol BK 9229 CN. Insiden terjadi di Jalan Titi Pahlawan Paya Pasir Pasar Lima Kec. Medan Marelan.

“MT mengangkut produk Pertalite sebanyak 24 kilo liter (KL) dengan tujuan SPBU 14.203.199 di Jln. Jamin Ginting,” ujarnya.

Penyebab terbakarnya MT, saat ini masih dalam pemeriksaan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

“Adapun laporan bahwa MT diindikasi sedang melakukan tidak penyalahgunaan, saat ini juga masih dalam pemeriksaan,” tandas Robby.

Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kemendagri, serta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), menandatangani kerjasama, tentang pengawasan penyediaan dan pendistribusian bahan bakar minyak (BBM).

Dalam kesempatan itu, Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis menginstruksikan, seluruh jajaran Polda hingga Polsek se-Indonesia, agar melaksanakan pengawasan secara maksimal pendistribusian minyak tersebut hingga ke pelosok negeri.

“Saya minta kepada seluruh Kapolda dan Kapolres, untuk mengawasi pendistribusian BBM,” tegas Idham Azis di Ruang Sarulla, Gedung Chairul Saleh, Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (09/01/2020).

Menurut Idham, pihaknya berkomitmen untuk mengimplementasikan kerjasama ini. Sehingga Polri membentuk Satgas Kuda laut hingga ke ujung pelosok Polsek.

Komitmen bersama itu difokuskan untuk pendistribusian subsidi Jenis BBM Tertentu (JBT), yakni minyak solar dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) jenis premium di seluruh wilayah Indonesia.

“Kita harapkan di tahun 2020 ini, benar-benar seluruh program pemerintah akan berjalan dengan lancar,” sambung Idham.

Idham menambahkan, BBM perlu pengawalan serius dari aparat. Sebab minyak merupakan salah satu sumber energi utama untuk kehidupan nasional.

Terutama, dalam menggerakkan perekonomian nasional, guna mewujudkan masyarakat Indonesia maju. Hal ini kata Idham, merupakan komitmen pemerintah kepada rakyat agar memperoleh minyak dengan harga terjangkau.

(Rikcy)

Facebook Comments

Komentar

News Feed