oleh

DPD HNSI SUMUT : BBM SOLAR SANGAT DIBUTUHKAN NELAYAN

Medan Belawan – newskabarindonesia.com: Ketua DPD HNSI Sumut Zulfahri Siagian SE, di lantik pada Rabu 28 oktober 2020 di daerah Wisata Prapat Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, dengan awak media bincang – bincang sekaligus konfirmasi di Belawan Coffee Jalan K.l.Yos Sudarso Kecamatan Medan Belawan – Kota Medan. Rabu (4/11/2020).

Dalam kesempatan ini, Ketua DPD HNSI Sumut Zulfahri Siagian SE menyampaikan dalam program kedepan yang menjadi Prioritas yang akan segera dilaksanakan  sesuai apa yang di Amanatkan oleh Ketum HNSI Pusat DR H Yusuf Soliehin M MBA Phd.

“Zulfahri Siagian SE menyampaikan, Terima kasih kepada media yang banyak mengabadikan berita Pelantikan DPD HNSI Sumut yang baru saja selesai seminggu ini”. Ucapnya.

Kemudian, program kedepannya yang menjadi amanat dari Ketua Umum HNSI akan di lakukan dan yang menjadi Prioritas dalam melaksanakan terobosan DPD HNSI Sumut. Kedepannya, Seperti BBM Solar yang sangat sangat diperlukan untuk kebutuhan Para Nelayan yang tergabung dengan HNSI agar Nelayan mudah untuk mendapatkan BBM Solar dengan bicara dengan Badan Pengatur Hilir BPH Migas sebelumnya DPC HNSI Kota Medan dengan Perusahaan yang menyalurkan BBM Solar , PT Pertamina, PT Aneka Kimia Raya (AKR ) dan PT Surya Parna Niaga (SPN) dan sampai saat ini belum tahu apa masih berjalan Penyalurannya.

“Disini, DPD HNSI Sumut telah melakukan Pendataan kepada seluruh DPC , DPC HNSI yang ada di Sumut agar dapat di ketahui berapa jumlah BBM Solar yang akan di perlukan oleh para Nelayan. Agar Para Nelayan Nelayan nantinya tidak Sulit lagi dari krisis BBM Solar yang ada di DPD HNSI Sumut”. Tuturnya Zulfahri Siagian SE.

Selanjutnya, Dalam perhitungan Ketua DPD HNSI Sumut mengenai BBM solar yang akan di perlukan kepada para Nelayan HNSI nantinya. Maka, DPD HNSI Sumut akan mengusahakan dibangunnya 50 SPDN ( Solar Pack Dealer Nelayan ) yang akan di butuhkan oleh para Nelayan yang berada di bawah DPD HNSI Sumut di 16 Kabupaten/ Kota dan kita nantinya akan mengadakan Pertemuan dengan HiswaMigas. Pungkasnya Ketua DPD HNSI Sumut Zulfahri Siagian SE.

Menyikapi hal adanya 2 Awak Nahkoda dan 6 awak ABK yang berkebangsaan Indonesia yang mencuri ikan di zona Perairan Indonesia dengan menggunakan alat tangkap Kapal ikan dari Negara Malasya dan di amankan oleh Kapal Hiu I milik Dirjen PSDKP dan selanjutnya diserahkan ke Kantor PSDKP Belawan.

DPD HNSI Sumut Berharap agar permohonan kita Kepada intansi terkait untuk tidak memberatkan kepada Warga kita yang telah mengambil ikan di perairan Indonesia yang mana ada 2 awak Nahkoda yang sudah di tetapkan sebagai tersangka oleh Penyidik dan 6 awak ABK dari dua unit kapal ikan dari Negara Malasya yang kemarin ditangkap karena mencuri di Perairan Indonesia Sebagai Saksi,” ucap Ketua DPD HNSI Sumut lagi.

Mengenai Koperasi, dijelaskannya Zulfahri, DPD HNSI Sumut sudah ada koperasi nya seperti di Tingkat Pusat Koperasi HNSI bernama Induk Koperasi Nelayan Indonesia ( Inkoneli ), di Tingkat Provinsi HNSI Puskop Neli ( Pusat Koperasi Nelayan Indonesia ) di Tingkat Kabupaten – Kota. Kop Prineli ( Koperasi Primer Nelayan Indonesia ) dan seterunya tinggal mengembangkan Koperasinya dalam menupang dari usaha kita ini. Tutupnya Zulfahri Siagian SE.

(Rikcy)

Facebook Comments

Komentar

News Feed