oleh

1 Orang Tewas, Ketua Umum FORMANELIM Berharap DITPOLAIR POLDASU Ungkap Insiden Tabrakan Kedua Kapal Ikan

Ketua Umum Forum Masyarakat Nelayan Indonesia (Formanelim), Alfian Muhammad Yunan
Ketua Umum Forum Masyarakat Nelayan Indonesia (Formanelim), Alfian Muhammad Yunan

Medan Belawan – newskabarindonesia.com: Peristiwa tabrakan kedua kapal ikan antaralain Kapal pukat jaring ikan gembung dengan Kapal Pukat jaring Ikan Teri di kawasan Perairan Langkat, Provinsi Sumatera Utara mengakibatkan 1 orang tewas. Jumat (6/11/2020).

Menurut informasi, korban bernama Aspan (40) tewas dalam insiden Kecelakaan lalulintas (Lakalantas) laut. Sedangkan 1 orang lagi berada di Kapal Pukat jaring Ikan Gembung saat ini dalam pencarian Tim SAR dan Sat Polairud Polda Sumut, Kemarin.

Kasubdit Gakkum Ditpolair Polda Sumut, Kompol P Golkar Silaban membenarkan adanya tabrakan kapal yang terjadi, Rabu (04/11/2020) sekira pukul 20.00 WIB. “Koban yang tewas bernama Aspan, sedangkan M Johan masih dalam pencarian, “ucap Kompol P Golkar Silaban Kamis (5/11/2020).

Sementara itu, Ketua Umum Forum Masyarakat Nelayan Indonesia (Formanelim), Alfian Muhammad Yunan meminta kepada Ditpolair Polda Sumut mengusut tuntas kasus tabrakan tersebut.

Karena, Kapal Pukat Ikan Teri tersebut tidak boleh melakukan penangkapan di zona nelayan tradisional, sesuai GT kapal yaitu 125 GT.

“Ada humman error di situ, seharusnya Kapal Pukat Teri tersebut ditahan oleh pihak Kepolisian guna dilakukan penyelidikan, akibat tabrakan yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain tersebut,” tegasnya Ketua Umum Forum Masyarakat Nelayan Indonesia Alfian Muhammad Yunan.

(Rikcy)

 

Facebook Comments

Komentar

News Feed