oleh

Strategi Paslon 3, H Andi Suhaimi Dalimunthe, ST.MT dan Faisal Amri Siregar Janji Akan Tekan Stunting di Labuhanbatu

Labuhanbatu – newskabarindonesia.com: Calon Petahana Bupati Labuhanbatu nomor urut 3, H Andi Suhaimi Dalimunthe,ST.MT menuturkan, gizi buruk adalah salah satu hal yang menjadi masalah global, termasuk di Indonesia. Pemenuhan gizi yang belum tercukupi baik sejak dalam kandungan hingga bayi lahir, dapat menyebabkan terjadinya berbagai masalah kesehatan, baik pada ibu maupun bayinya. Salah satu gangguan kesehatan yang berdampak pada bayi atau anak adalah stunting atau tubuh pendek akibat kurang gizi kronik, salah satu hal paling penting untuk keunggulan dan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) yang diperhatikan yaitu ibu hamil.

“Ini yang harus diperhatikan pemerintah, harus hadir untuk bisa memberikan kesejahteraan. Karena ini untuk generasi masa depan. Namun, untuk mencetak SDM yang pintar dan berbudi pekerti luhur harus didahului oleh SDM sehat dan kuat. Kita turunkan angka stunting sehingga anak-anak kita bisa tumbuh menjadi generasi yang premium”, ujar H. Andi Suhaimi Dalimunthe dalam wawancara dengan awak media di Rantauprapat, Sabtu (28/11/2020).

H. Andi Suhaimi Dalimunthe,ST.MT telah menyusun lima strategi Kabupaten Labuhanbatu untuk percepatan penurunan angka stunting dan pencegahannya. Strategi itu disusun melalui proses penilaian dan diagnosis yang komperhensif, hingga menetukan prioritas kegiatan yang dilakukan.

Pilar pertama dalam program ini adalah komitmen dan visi kepemimpinan. Langkah ini untuk memastikan pencegahan stunting menjadi prioritas pemerintah dan masyarakat di semua tingkatan. Komitmen dan visi Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu terhadap percepatan pencegahan stunting diharapkan akan mengarahkan, mengoordinasikan, dan memperkuat strategi, kebijakan, dan targe pencegahan stunting. Ia menyatakan untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu bersaing di lingkungan regional dan global diperlukan manusia-manusia yang sehat dan kuat. Untuk mewujudkan itu, H. Andi Suhaimi Dalimunthe, ST.MT bersama Faisal Amri Siregar berkomitmen menurunkan angka stunting di Kabupaten Labuhanbatu.

Pilar kedua dalam strategi percepatan penurunan angka stunting adalah kampanye nasional dan komunikasi perubahan perilaku. Lewat pilar kedua ini, H. Andi Suhaimi Dalimunthe,ST.MT berharap akan timbul kesadaran public dan perubahan perilaku masyarakat untuk mencegah stunting. Pemkab. Labuhanbatu bagian Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) dan Dinas Kesehatan akan saling berkoordinasi untuk melaksanakan pilar kedua tersebut. Hal ini menjadi salah satu kunci keberhasilan penangulangan dan pencegahan stunting di wilayah Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara.

Pilar ketiga H. Andi Suhaimi Dalimunthe,ST.MT akan memperkuat koordinasi dan konsolidasi program dan kegiatan pusat, daerah, dan desa. Konvergensi merupakan pendekatan penyampaian intervensi yang dilakukan secara terkoordinir, terintegrasi, dan bersama-sama untuk mencegah stunting kepada sasaran prioritas. Kunci keberhasilan strategi ketiga ini adalah penyelarasan perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pemantauan, dan pengendalian kegiatan lintas sektor serta antar tingkat pemerintahan daerah dan masyarakat.

Lanjutnya, pilar keempat, strategi percepatan dan pencegahan angka stunting adalah ketahanan pangan dan gizi. Pemerintah akan meningkatkan akses masyarakat terhadap makanan bergizi dan mendorong ketahanan pangan. Pemerintah daerah akan mendorong penguatan kebijakan pemenuhan kebutuhan gizi dan pangan masyarakat, mencakup pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi keluarga, pemberian bantuan pangan dan makanan tambahan, investasi dan inovasi pengembangan produk, dan keamanan pangan sejalan dengan amanat UU No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan UU No.18 Tahun 2012 tentang Pangan. Strategi yang kelima adalah pemantauan dan evaluasi. Pemantauan dan evaluasi adalah upaya untuk memastikan bahwa apa yang sedang dijalankan benar-benar berjalan sesuai apa yang telah direncanakan.

Strategi yang kelima adalah pemantauan dan evaluasi. Pemantauan dan evaluasi adalah upaya untuk memastikan bahwa apa yang sedang dijalankan benar-benar berjalan sesuai apa yang telah direncanakan. Pemerintah akan memastikan pemberian layanan yang bermutu bagi masyarakat, dan peningkatan akuntabilitas pelaksanaan program. Kata H. Andi Suhaimi Dalimunthe.

Calon Petahana Nomor Urut 3, H. Andi Suhaimi Dalimunthe mempunyai gerakan sosial 3P (PEDULI, PAHAMI dan PARTISIPASI). hal itu dapat membantu mengurangi keberadaan gizi buruk. PEDULI, mulai peduli lingkungan sekitar, lihat kondisi balita di keluarga atau lingkungan sekitar. PAHAMI, carilah informasi sebanyak mungkin, melalui media apapun tentang stunting atau kekurangan gizi kronik ini.Terakhir, BERPARTISIPASI, berikan informasi yang benar pada keluarganya dan edukasi mereka. katanya.

H. Andi Suhaimi Dalimunthe berjanji akan membangun sistem informasi kesehatan yang layak dan memastikan para ibu hamil mendapatkan pendampingan yang cukup. Tujuannya agar Kabupaten Labuhanbatu nol persen kasus stunting. “Kita sangat menghargai seribu hari pertama kehidupan. ini akan kita bantu dengan makanan, pembinaan, juga pembinaan pra nikah, kita harus lakukan itu,” tutur dia.

H. Andi Suhaimi Dalimunthe juga menambahkan, kehidupan 1.000 hari pertama sangatlah penting, yang menyangkut bukan hanya berat dan tinggi badan. Namun, juga metabolisme dan penyakit bawaan. Mujiaman juga berjanji akan fokus terhadap pengurangan kasus stunting di Kabupaten Labuhanbatu.

“Stunting ini masalah bersama, maka persoalan stunting harus dihadapi secara bersama pula oleh seluruh elemen bangsa. Kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah dengan aktor non-pemerintah diperlukan guna memastikan upaya mengatasi stunting berjalan efektif dan membuahkan hasil yang optimal,” pungkasnya.

(Tim/red)

Facebook Comments

Komentar

News Feed