oleh

Kondisi Seputaran Jalan KIM Terlihat Kupak Kapik, Investor Bisa GAGAL Tanam Modal  

MEDAN – newskabarindonesia.com: Sarana dan Prasarana diKawasan Industri Medan (KIM) sepertinya kurang perawatan terlihat jalan rusak berat di Jalan utama sepanjang KIM 1 hingga KIM 4. Senin (5/7/2021).

Pantauan media, tampak jalan yang berlubang dan bergelombang menghiasi di Jalan Kawasan Industri Modern tersebut. Alhasil, investor dikhawatirkan akan enggan untuk menanam modal dan bahkan bisa-bisa investor menarik modalnya. 

Kawasan industri medan seharusnya memiliki sarana dan prasarana serta keamanan yang cukup memadai. 

“Parahnya lagi, kondisi jalan yang dipenuhi lubang telah lama terjadi dan pihak pengelola KIM seakan akan membiarkan hal ini terjadi”.

Selain itu, lampu penerangan jalan di kawasan industri modern tersebut tidak memadai. Sehingga suasana tampak mencekam dan rawan kejahatan terlihat dari kawasan penghasil devisa negara ini.

Kemudian, kawasan KIM kerap dilintasi kenderaan bermuatan berat, ditambah lagi lokasi penampungan BBM ilegal dari mobil tangki Pertamina Labuhan Deli. “Jalan KIM berlobang ini sudah lama pak, tidak tahu entah kapan diperbaiki”, cetus buruh yang minta namanya tidak disebut.

Ketika ditanya tempat penampungan BBM ilegal, S (pria dimaksud) menyebutkan lokasi penampungan BBM ilegal berada di kawasan KIM 1.

“Kalau penampungan BBM ilegal itu setahu saya di daerah KIM 1 pak, dulu mobil tangki Pertamina masuk ke KIM 1 dan turunkan BBM, sekarang minyaknya diturunkan di luar KIM, kemudian dibawa masuk ke KIM dengan mobil pickup”, terang Nara sumber.

Dimana Kawasan Industri Modern yang merupakan aset pemerintah juga dipenuhi dengan pedagang asongan. Rumor yang berkembang menyebutkan, di lapangan ada keuntungan oknum dari pedagang yang menggelar dagangannya di kawasan industri modern. Akibatnya kawasan modern itu terlihat kumuh.

“Bila kondisi seperti ini tidak segera dibenahi bisa memperburuk citra Kawasan Industri Medan yang telah dikenal seantero jagad”.

Dapat dikhawatirkan, para penanam modal enggan menanamkan modalnya dan bahkan bisa bisa perusahan yang telah menanamkan modalnya dapat mengalihkan kelokasi lain yang memiliki sarana dan prasarana lebih baik.

Sebab kenderaan bermuatan berat yang melintasi jalan berlobang rawan kecelakaan.

Direktur utama PT. KIM (Persero) Ngurah Wirawan hingga sampai sekarang terkesan enggan jawab pertanyaan wartawan.

Melalui Supervisornya (Staf Manager) Nugrah pada sejumlah wartawan Medan Utara melalui WhatsApp, Senin (05/07/2021) pukul 09.00 Wib mengaku tetap perbaiki jalan yang rusak di KIM. “Biro BPO tetap mengadakan perbaikan jalan rutin untuk perbaikan jalan di kawasan industri”, jawab Nugrah.

(tim)

Facebook Comments

Komentar

News Feed