oleh

Gubernur Arinal Pimpin Rapat Peningkatan Pengawasan Pencegahan Aktivitas Penyelundupan Benih Lobster

Bandarlampung — Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, memimpin Rapat Peningkatan Pengawasan Pencegahan Aktivitas Penyelundupan Benih Lobster di Provinsi Lampung, bertempat di Mahan Agung, Selasa (06/07).

Rapat dihadiri oleh Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kadis Kelautan dan Perikanan, Karo Perekonomian.

Dalam kurun waktu bulan Mei – Juni 2021, pihak berwenang telah menggagalkan penyelundupan benih bening lobster, terdiri dari 405.734 ekor lobster pasir dan 1.007 lobster mutiara dengan nilai total Rp 61.011.150.000 (Enam Puluh Satu Milyar Sebelas Juta Seratus Lima Puluh Ribu Rupiah).

Terkait hal tersebut, Gubernur Lampung menggelar rapat dengan mengumpulkan seluruh stakeholder guna mencari solusi pencegahan penyelundupan benih lobster.

Di dalam rapat juga dibahas Pola pengelolaan lobster di wilayah Provinsi Lampung yang responsif terhadap keberlanjutan stok di alam, Peningkatan
kesejahteraan masyarakat sekitar dan kesetaraan teknologi budidaya, serta pengembangan investasi berikut PAD dan devisa negara.

Gubernur berharap agar Kementerian Perikanan dan Kelautan serius menangani penyelundupan ini dan memberi dukungan penuh terhadap upaya pencegahannya karena Provinsi Lampung merupakan penghasil lobster terbesar di Indonesia.

Gubernur juga berkoordinasi dengan Danlanal agar tetap menjaga dan mengawasi Pulau Pahawang, guna mencegah penyelundupan. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Facebook Comments

Komentar

News Feed