oleh

Pimpinan PT Barokah Jaya Bahari Ungkap Rasa Kecewa Didepan Kantor Pelindo I Belawan

BELAWAN – newskabarindonesia.com: Rudi Hartono pimpinan PT. Barokah Jaya Bahari ungkapkan rasa kecewa didepan kantor PT Pelabuhan Indonesia (Persero) cabang belawan di Jalan Kapten R Sulian No. 1 Belawan atas pelayanan tidak optimal.

Pimpinan PT. Barokah Jaya Bahari merasa dizolimi secara sepihak seperti sampah oleh pihak PT Pelindo 1 (Persero) cabang belawan.

Dalam ungkapannya, GM Pelindo I Cabang belawan layak di copot berserta para staff nya dengan mengakibatkan kerugian besar bagi PT Barokah Jaya Bahari.

Hingga saat ini, pihak managemant PT Pelindo I Cabang belawan tidak memberikan keterangan secara resmi kepada PT Barokah Jaya Bahari akibat kapal muat kontiner tidak bisa sandar di pelabuhan belawan.

Sebelumnya, PT Barokah Jaya Bahari telah mengikuti sistem atau mekanisme guna kelancaran sandar kapal muatan petikemas di pelabuhan belawan.

Akibat kapal DARKO 2301 gagal sandar di Pelabuhan Belawan, PT Barokah Jaya Bahari dapat mengalami kerugian mencapai Rp. 2.000.000.000.000, (dua miliyar rupiah) bahkan lebih.

Dimana, PT Barokah Jaya Bahari bergerak di Shipping Lines, Eksportir, Importir, Trucking, EMKL, Stevedoring Company, Freight  Forwarding yang berkantor di Jalan Pelabuhan Raya, No. 4, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan mengalami kecewa atas pelayanan kantor Otoritas Pelabuhan Utama Belawan tidak optimal. Senin (20/9/2021).

Saat itu, Kementerian Perhubungan Derektorat Jendral Perhubungan Laut melalui kantor Otoritas Pelabuhan Utama Belawan Jalan Suar No.1 Pelabuhan Belawan telah mengeluarkan surat nomor : AL.301/1/17/OP.Blw-2021

Dalam isi surat tersebut nomor : AL.301/1/17/OP.Blw-2021 menjabarkan Sebagai alternatif solusi penyandaran berge / kapal tongkang muatan petikemas dihimbau untuk dapat dilaksanakan di terminal dermaga umum / konvensional yang beroperasi secara penuh di pelabuhan belawan sehingga terkait segala bentuk tarif layanan jasa dapat dipungut oleh PT. Pelabuhan Indonesia I (Persero) pada terminal tersebut dan sudah termasuk ke dalam penghitungan pendapatan konsesi eksisting yang merupakan penerima bukan pajak ditandatangi oleh Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Belawan Cap. Marihot Simanjuntak MM pada tanggal 3 Agustus 2021, kemarin.

Kini, kapal DARKO 2301 terombang ambing ditengah laut karna tidak diperbolehkan sandar kepelabuhan tanpa ada keterangan secara resmi melalui PT Pelindo I Cabang Belawan.

Sementara itu, ia berharap kepada pihak Otoritas Pelabuhan Utama (OP) Belawan maupun Pimpinan PT Pelindo I Cabang Belawan dapat mengambil kebijakan dan solusi agar kapal DARKO 2301 sandar di pelabuhan belawan.

Dalam tulisan yang ditempelkan ini, Ia berharap kepada bapak dirjen perhubungan laut, bapak menteri BUMN segera mengevaluasi kepala kantor Otoritas Pelabuhan utama Belawan serta Pimpinan Pelindo I cabang belawan. Ujar Rudi Hartono pimpanan PT Barokah Jaya Bahari .

(Ricky)

Facebook Comments

Komentar

News Feed