oleh

Ketua Gens Kota Medan : Nelayan Masih Sulit dapatkan BBM Solar

BELAWAN – newskabarindonesian.com: Ketua Gerakan Nelayan Miskin (GENS) Kota Medan terus berupaya mencari informasi dan peluang agar masyarakat nelayan dengan mudah dapatkan bahan bakar minyak (BBM) solar dengan harga murah. Selasa (29/9/2021).

Menurut Ahmad Jafar Ketua GENS Kota Medan, saat ini masyarakat nelayan khususnya di Medan Utara tersebar di Kecamatan Medan Belawan, Kecamatan Medan Labuhan, Kecamatan Medan Marelan masih kesulitan mendapatkan BBM Solar.

Misalnya, Dikecamatan medan belawan ada enam kelurahan yang masyarakat nelayan sangat membutuhkan bbm subsidi. Begitu juga, Di Kecamatan medan marelan dan labuhan pun sampai saat ini tidak ada memiliki tempat untuk SPBN dan SPDN. Karna, masyarakat nelayan kecil disana sangat membutuhkan BBM solar. Ucapnya Ketua GENS Kota Medan

“Hingga saat ini, masyarakat nelayan masih membeli BBM solar melalui pasar gelap dengan harga yang bervariasi mulai Rp. 6000-, Rp. 6.500-, sampai Rp. 7.000 perliter nya demi kebutuhan untuk melaut”.

Sepengetahuannya, masyarakat nelayan sampai saat ini tidak ada memiliki tempat seperti SPBN dan SPDN resmi dari PERTAMINA. Ungkapnya Ahmad Jafar

Sementara ini, Didalam kawasan pelabuhan perikanan belawan memang terdapat APMS dan SPDN bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada nelayan guna mendapatkan bbm solar.

“Sepengatahuan kita juga , sampai saat ini , Nelayan nelayan kecil itu tidak ada yang mengambil kesana. Karna bbm solar tersebut di peruntukan untuk kapal kapal yang ada di gabion. Kalau untuk nelayan kecil tidak ada,” ujarnya Ahmad Jafar.

Kedepannya, Bagaimana cara kita agar masyarakat nelayan mendapatkan minyak solar dengan mudah dan murah artinya minyak subsidi dari Pertamina. Kalau pun ada itu pun satu titik di kelurahan bagan deli.

Artinya, kalau di gabion hari ini bisa banyak minyak di sana, di luar gabion banyak masyarakat nelayan kecil juga sangat membutuhkan minyak subsidi. Yang mana, minyak tersebut bisa di dapatkan dengan mudah dan murah untuk masyarakat dalam hal untuk pengoprasian melaut bagi mereka setiap harinya. Ujarnya

Dalam hal ini, perlu ada kepekaan dari pihak pemerintah melalui pertamina yang secara langsung dan secara kongkrit untuk melihat kebutuhan masyarakat nelayan terhadap bbm subsidi. Harapnya Ahmad Jafar selaku Ketua GENS Kota Medan. “Karna selama ini, nelayan kecil membeli bbm solar melalui pasar gelap dengan harga yang bervariasi. Namanya juga pasar gelap tidak ada harga standart disitu”. Terangnya

Biasanya, minyak yang ada dipasar gelap tersebut minyak tidak murni dan cenderung penuh resiko untuk membelinya. minyak solar yang mereka beli di pasar gelap tersebut tidak lagi murni alias dioplos. Maka nelayan sering mengalami kerusakan pada mesin boutnya. Ungkap Ketua GENS Kota Medan (Ahmad Jafar).

(Ricky)

Facebook Comments

Komentar

News Feed