BELAWAN-newskabarindonesia.com: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) layak audit pembangunan kantor Distrik Navigasi Kelas 1 Belawan di Jalan Indra Pura Medan Sumatera Utara yang bertahun terbengkalai telan anggaran miliaran rupiah tercurah sia sia tanpa dihuni, Kamis (5/10/2023).
Diperkirakan anggaran pembangunan yang digelontorkan Pemerintah untuk pembangunan kantor Distrik Navigasi Kelas I Belawan tersebut tiga miliaran rupiah kini menghasilkan semak belukar oleh rumput liar.
Saat ini, kondisi kantor Distrik Navigasi Kelas I Belawan tampak jelas terbengkalai yang bertahun tahun lamanya tanpa dihuni pegawai Perhubungan Laut Navigasi Kelas 1 Belawan.
Supriono seorang warga medan mengatakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) layak mengaudit proyek terbengkalai tersebut diduga merugikan uang negara yang diperuntukan proyek pembangunan kantor Distrik Navigasi Kelas 1 Belawan.
Sangat disayangkan telah bertahun tahun tanpa dihuni, bangunan kantor navigasi yang dibangun oleh PT Pelindo (Persero) tidak di fasilitasi dermaga padahal navigasi memiliki kapal operasional sebagai kapal patroli guna memonitor lampu lampu suar di perairan laut.
“Untuk itu, sebagaimana mestinya Ia minta KPK segera melakukan audit terhadap uang negara yang tercurah dengan sia sia dalam proyek pembangunan kantor Navigasi Kelas I Belawan”, Kata Supriono
Hingga berita terbit, belum diperoleh informasi melalui Plh Kepala kantor Distrik Navigasi Kelas 1 Belawan tentang penyebab kantor tidak difungsikan sebagaimana mestinya.
(Rikcy)





















