oleh

Kampanye di Mesuji, Budi Yuhanda Bilang KPK Sengaja Cari Kesalahan Khamamik

Mesuji, newskabarindonesia.com : Pasca OTT Bupati Kabupaten Mesuji, Khamamik oleh KPK beberapa waktu lalu, Budi Yuhanda, ungkap rasa kecewa atas tindakan KPK terhadap sang Kakak Iparnya (Khamamik).

Budi Yuhanda mengungkapkan, KPK mencari cari kesalahan terhadap kakak iparnya lantaran KPK diberi kewenangan penuh untuk mengikuti serta mencari cari kesalahan Bupati.

Budi Yuhanda, saat orasi politik dalam kampanye nya.

“Apakah kita ini ada yang gak pernah berbuat salah? sayapun kalau dicari kesalahanya pasti ketemu, apalagi kalau dari setahun yang lalu atau dua tahun yang lalu, pasti ketemu, begitulah cara kerja KPK. Ini luar biasa, karena dia (KPK) di beri kewenangan, di ikuti dicari kesalahanya, bahkan sebenarnya kesalahan yang tidak perlu atau tidak ada kaitanya dengan pak Bupati tetap saja ditangkap karena itu adalah adiknya,”

Demikian ungkapan Budi Yuhanda, yang diketahui anggota DPRD Provinsi Lampung, di hadapan masyarakat saat kampanya Parpol Nasdem di Desa Margo Rahayu, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, pada 18 Februari 2019 sesuai jadwal kampanye dalam STTP Polres Mesuji. Budi Yuhanda sebagai juru kampanye pemenangan Caleg dan Pilpres 2019.

Masih dikatakan Budi, mengenai ditangkapnya Topik dalam OTT, KPK berasumsi, jika apa yang dilakukan adiknya (Topik) pasti atas suruhan sang Kakak.

“Kan kita bisa mengira bahwa tidak mungkin kalau itu tidak diberikan kepada pak Bupati, karena itu adalah adiknya. Begitulah kejadian sebenarnya, karena sampai jam 12 malam, pak Bupati masih menerima tamu dirumahnya,”katanya.

Budi Yuhanda juga menyampaikan, jika hingga saat ini Khamami tidak mengakui dengan apa yang dilakukan adiknya tentang dugaan suap tersebut adalah perintahnya. Dan status Bupati Mesuji (Khamamik) hanyalah saksi dan bukan tersangka.

“Sampai hari ini, pak Bupati tidak ada meng-iya-kan kegiatan tersebut, tetapi ok lah biarkan proses hukum yang berjalan. Inikan proses hukum masih berjalan, dan belum ditetapkan sebagai tersangka, ini masih proses penyidikan sebagai saksi,”ungkapnya.(AAN. S/Red).

Facebook Comments

Komentar

News Feed