oleh

Festival Kuliner 2019 Meriahkan Festival Waykambas ke XIX Lampung Timur

Lampung Timur – Bupati Lampung Timur (Lamtim) Zaiful Bokhari membuka Festival Waykambas ke XIX, Sabtu, 9 November 2019.

Festival yang berlangsung selama dua hari, 9 – 10 November 2019 ini menyuguhkan berbagai kegiatan yang berpusat di Taman Nasional Way Kambas (TNWK).

Puluhan event yang mewarnai Festival Way Kambas XIX Tahun 2019 salah satu nya Festival Kuliner Mie Goreng. Festival XIX, ini melombakan untuk memasak sebuah Nasi goreng dengan berbagai rasa dan pedas. Kemudian di tata ke dalam piring cantik serta dihiasi dengan ber-bagai model dan gaya untuk menambah daya tarik tersendiri.

Dalam perlombaan ini, diikuti empat puluh peserta dari berbagai latar belakang Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Lampung Timur.

Dengan berbagai penilaian dan penjurian, akhirnya Badan Pengolahan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) meraih juara pertama, Dinas Kesehatan dan Sekretariat DPRD Lampung Timur sebagai juara kedua dan ketiga dan Juara Favorit didapatkan Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

Untuk membuat puluhan peserta, sudah menyiapkan bagi yang menang atau dalam menyajikan Nasi Goreng yang enak dan menarik yaitu tujuh Bingkisan gelas piring cantik dan tropi atau piala.

Turut hadir diacara ini, Reza Fahlevi Deputi Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Azwar Hadi DPRD Lampung, Kapolres Lamtim AKBP Taufan Dirgantoro S Ik, puluhan Anggota DPRD Lamtim, Sekretaris Daerah Syahrudin Putera, Asisten 1 Tarmizi, dan semua Kepala Dinas di lingkungan Pemkab Lamtim.

Festival Way Kambas XIX Tahun 2019 Event tahunan ini, mengangkat sebuah tema Bersama membangun alam Lampung timur Sejahtera. Tentu saja, untuk mengekspos atau mempromosikan kekayaan alam yang dimiliki Boemi Tuah Bepadan ini, sehingga menjadi keunggulan dikancah Nasional dan Internasional.

Festival Waykambas diawali dengan pawai budaya, tari Sigeh Penguten, atraksi polisi cilik (polcil), pengibaran bendera festival oleh gajah, pengalungan bunga, tari Bedana Melinting, lomba kuliner dan pameran souvenir.

Festival XIX ini, akan terus berkesinambungan dan menjadi salah satu agenda di tahun-tahun selanjutnya. TNWK, dinilai menjadi landasan utama dalam menonjolkan dari sisi alam dan satwa liar nya di kalangan nasionalis dan internasional. Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari menyampaikan dalam festival, sekitar ada tiga belas Kegiatan, berlangsung selama dua hari.

Bukan hanya itu, Zaiful Bokhari juga mengingatkan cuaca panas yang berkepanjangan seperti ini, kami dari pemerintah daerah menghimbau agar berhati-hatilah untuk membuang puntung rokok, mengingat lahan TNWK ini sangat mudah terbakar.

“Situasi yang panas seperti ini, para pengunjung harus memperhatikan puntung rokok, agar tidak di buang sembarangan tempat, mengingat rumput banyak yang kering dan lokasi yang sangat mudah terbakar,” Ujar bang IpuL. (ADV/Lidia).

Facebook Comments

Komentar

News Feed