oleh

Polsek Panai Tengah, Camat dan Kepala Dinas Perbaiki Akses Jalan Panai Tengah dan Panai Hilir

Labuhanbatu-newskabarindonesia.com :
mandulnya perekonomian pesisir labuhanbatu. Hal ini diakibatkan lumpuhnya infrastruktur jalan penghubung Kecamatan Panai Tengah dengan Kecamatan Panai Hilir.

Untuk mengatasi hal ini, pihak kepolisian dari Polsek Panai Tengah, bersama pemerintah kecamatan, melakukan sosialisasi kepada pihak-pihak perusahaan, pengusaha angkutan yang setiap harinya melintasi jalan tersebut.

“Intinya kita ingin agar perusahaan juga bertanggung jawab melakukan pemeliharaan jalan, dan ke depan tidak terjadi lagi akses jalan putus,” tegas Kapolsek Panai Tengah, AKP Rudi Hartono Lapian, Sabtu (14/12/2019).

Untuk menuntaskan permasalahan ini, Kapolsek diwalikan Wakapolsek Panai Tengah Iptu Ali Umri dan Kanit IK Polsek Panai Tengah, mengikuti musyawarah mencari solusi permasalahan rusaknya jalan Lintas antara Sei Rakyat ke Labuhan Bilik, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu.

Musyawaraha yang dilaksakan pada Kamis (12/12/2019) sekira pukul 10.00 di Balai Desa Sei Rakyat, Kecamatan Panai Tengah, dihadiri Camat Panai Tengah Amarnasbih Lolotan, Sekcam Panai Tengah Ahmad Yusir, Kepala Desa Sei Rakyat H. Abd Wahab Hasibuan, Sekdes Sei Rakyat H. Haris Nst, Menejer PT. Milano Sampe M Sihite, Menejer PT. CSM diwakili Askep Jumadil Akbar Munthe, Ketua BPD Desa Sei Rakyat Erlyn Nst, para pengusaha angkutan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, perwakilan masyarakat dari Dusun II Dusun VI Sei Rakyat.

Pada pertemuan ini, guru sekolah Hj. Hoiriah memohon kepada pemerintah khususnya kepada perusahan agar memberikan perhatiannya terhadap kerusakan jalan yang mengakibatkan anak sekolah terlambat ke sekolah akibat kenderaan tidak bisa lewat.

Begitu juga Kadus Dusun VI, Suyono juga memohonkan kepada pemerintah, pengusaha angkutan dan menejer perusahaan, agar memberikan perhatiannya terhadap kerusakan jalan tersebut.

Menyikapi ini, pihak PT. Milano siap membatu dan bekerja sama dengan pengusaha lainnya beserta masyarakat untuk memperbaiki jalan tersebut supaya bisa dilalui kenderaan.

Demikian juga dari perwakilan PT. CSM siap menurunkan alat beratnya dan batuan penimbunan jalan yang rusak tersebut. Sedangkan dari pengusaha pengangkutan siap membantu materil untuk penimbunan jalan tersebut.

Rusaknya infrastruktur jalan tersebut akibat tingginya curah hujan yang mengakibatkan jalan lintas antara Desa Sei Rakyat ke Labuhan Bilik rusak berat sepanjang 270 meter dan tidak bisa dilewati kenderaan.

Oleh sebab itu, diambil keputusan yakni membentuk panitia pelaksana yang bertanggung jawab atas perbaikan jalan tersebut yang terdiri dari unsur perusahaan perkebunan, PT Milano, PT. CSM, pengusaha angkutan, masyarakat dan OKP untuk secepatnya melaksanakan perbaikan jalan tersebut.

Warga minta. “Kami berharap pemerintah bisa secepatnya memperhatikan infrastruktur jalan di wilayah ini. Kami sangat merasa kecewa di Labuhanbatu masih ada jalan yang rusak seperti ini, padahal status jalan adalah jalan lintas provinsi,” Jumat (14/12/2019).

Menurut warga, rusaknya infrastruktur jalan ini diperkirakan sepanjang 2 kilometer dari Desa Sei Rakyat menuju Labuhan bilik.

“Untuk menuju Kota Rantauprapat, bisa sampai 4 hari. Itu saya alami sendiri, karena akses jalan tidak bisa sama sekali dilewati,” ungkapnya.

Anto warga membeberkan, rusaknya jalan ini sudah kurang lebih sekitar 30 hari atau selama sebulan terakhir ini, namun tidak ada upaya dari pemerintah dalam melakukan perbaikannya.

“Banyak kendala akibat kondisi ini, bahkan kendaraan rusak dan terbalik saat melintasi jalan yang licin itu,” terang Anto.

“Kami meminta keseriusan pemimpin Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dan Gubernur Sumatera Utara, untuk meninjau infrastruktur di wilayah pesisir Labuhanbatu, yang masih banyak rusak meskipun bersatu jalan provinsi,” harapnya. (A. Lubis/red)

Facebook Comments

Komentar

News Feed