oleh

Dijanjikan Kerja Satpam “Bayar 7 Juta” Hingga Kini Tak Kunjung Kerja

Medan Belawan – newskabarindonesia.com: Rahmat Hidayat (46) nelayan kecil sekaligus kepala keluarga yang sehari – harinya mencari nafkah dilaut sebagai nelayan kecil warga Lorong Masjid Kelurahan Bagan Deli Kecamatan Medan Belawan merasa ditipu. Sabtu (19/9/2020).

Rahmat Hidayat (46) memiliki anak kandung bernama Muhammad Rifqi (21) yang di janjikan oleh sdra Taufik Rahmatsyah SH (38) untuk bekerja sebagai satpam.

Untuk menjadi Satpam, Rahmat Hidayat (46) orang tua Muhammad Rifqi harus mengeluarkan biaya Rp 7.000.000 kepada sdra Taufik Rahmatsyah SH yang menjanjikan pekerjaan terhadap anaknya tersebut.

Setelah itu, Taufik Rahmatsyah SH (38) memberikan sebuah sertifikat satpam an.Muhammad Rifqi selanjutnya dijanjikan akan bekerja disalah satu perusahaan di Belawan.

“Namun kenyataannya berbeda, sudah beberapa bulan kemudian anak saya tidak juga bekerja ditempat perusahaan tersebut”.

Merasa dirinya ditipu, Rahmat Hidayat (46) menyampaikan kepada sdra Taufik untuk mengembalikan uang sebesar Rp 7.000.000., dan membatalkan anaknya bekerja sebagai satpam.

Seterusnya, janji tinggal janji yang disampaikan sdra Taufik Rahmatsyah SH kepada keluarga korban Rahmat Hidayat (46) hingga tak kungjung jelas.

Ia berharap kedepannya, kepada sdra Taufik Rahmatsyah SH diketahui saat ini masih bekerja di salah satu perusahaan swasta di Belawan dengan segera mungkin dapat mengembalikan uang tersebut.

Atas hal ini, korban meminta kepada pimpinan manajemen yang dimana sdra Taufik Rahmatsyah SH bekerja untuk dapat menindak lanjuti sebelum proses hukum berlanjut.

Karena, sudah Berulang kali kami hubungi sdra Taufik Rahmatsyah tersebut selalu beralasan. Untuk itu, kami berharap kembalikan uangnya sebesar Rp 7.000.000. Ungkap Rahmat Hidayat selaku (korban).

“Janji yang disampaikan sdra Taufik Rahmatsyah yang akan memberikan pekerjaan kepada anaknya kini terus di ingkarinya,” Pungkasnya Rahmat Hidayat

(Rikcy)

Facebook Comments

Komentar

News Feed