oleh

Warning DPRD Lamsel Untuk Penimbun Minyak

Lampung Selatan,Newskabarindonesia.com : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) bakal menindak tegas oknum – oknum yang menimbun minyak goreng murah sesuai harga yang sudah ditetapkan pemerintah.
Bahkan, tak tanggung-tanggung dewan terhormat ini bakal mencabut surat izin toko modern (Alfamart dan Indpmart) jika mereka melakukan penimbunan minyak goreng tersebut.

Sebab, banyak masyarakat khususnya di Kabupaten berjuluk Khagom Mufakat ini kesulitan mendapatkan minyak goreng, sedangkan jika harga tidak turun (stabil), kondisi minyak goreng banyak didapatkan masyarakat khususnya ditoko modern tersebut.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menegaskan, DPRD Lampung Selatan akan membentuk tim untuk melaksanakan Inspeksi Mendadak disejumlah toko modern, pasar serta distributor yang mensuplay minyak gorenf di Lamsel ini.
“Secepatnya kita akan sidak sejumlah Alfamart dan Indomart serta pasar dan distributor – distributor yang ada di Lamsel. Jangan sampai kelangkaan ini oknum yang memanfaatkan sidaatkan guna mendapatkan keuntungan,” jelas Agus Sartono ini

Kemudian kata Agus, pihaknya meminta kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk tegas dan bentuk tim melakukan sidak sejumlah pasar dan toko modern, jangan sampai minyak murah langka berlarut lama.
Sebab kata dia, kondisi minyak goreng murah yang lanka saat ini sangat dirasakan sekali oleh masyarakat terlebih para usaha rumah makan, sebab minyak goreng merupakan salah satu bahan pokok utama. Bakhan saat ini membuat resah dikalangan masyarakat Lampung Selatan.

“Kami minta dinas terkait melakukan sidak, bentuk tim dan optimalkan operasi pasar murah minyak goreng,” pintanya.
Dilain sisi kata Agus Sartono, pihaknya meminta kepada para pelaku toko moren, distributor atau masyarakat untuk tidak melakukan penimbunan minyak goreng murah tersebut. Kalaupun sampai itu terjadi, kami akan tindak tegas sesuai hukum yang berlaku.

“Kalaupun ada yang menimbun minyak goreng murah, akan kita serahkan kepihak penegak hukum biar diproses,” tutupnya (Imron/Red)

Facebook Comments

Komentar