oleh

Polres Belawan Terkesan Lambat Usut Ribuan Liter BBM HSD/Solar melalui PT KING OIL JAYA Tujuan Gabion

BELAWAN – newskabarindonesia.comPolres Pelabuhan Belawan terkesan lambat dalam mengusut ribuan liter bahan bakar minyak HSD/solar menggunakan tangki Transportir melalui fakur bon milik PT KING OIL JAYA berada di Jalan Kl Yos Sudarso Km. 16 Medan Belawan. Kamis (24/2/2022).

Permainan gelap para mafia BBM solar di Medan Utara ini beroperasi bebas diduga ada keterlibatan oknum aparat yang membekup.

Oleh sebab itu, Polres Pelabuhan Belawan kini diharapkan menjadi garda yang terdepan memberantas para mafia BBM solar yang kerap beroperasi di Gabion Belawan.

BBM solar yang digunakan PT KING OIL JAYA kemarin dengan tujuan Gabion Belawan menggunakan tangki Transportir, BK 9106 BI isi 1000 liter dan BK 8466 DQ isi 6000 liter HSD/BBM solar tanpa nomor surat lengkap dalam faktur bon PT KING OIL JAYA (KOJ) terindikasi menggunakan BBM ilegal. Ujar sumber

Diduga ada oknum membeckup kegiatan curang yang dilakukan PT KING OIL JAYA dalam melakukan penyaluran BBM solar.

Sangat disayangkan, sebagai agen resmi Pertamina didalam kawasan pelabuhan perikanan samudera PPS Belawan terdapat ada 6 APMS, 1 SPDN dan 1 AKR yang menyumplai minyak solar resmi dari Pertamina bakal gulung tikar akibat tangki transportir ini langsung menyalurkan BBM solar ke Gudang milik perorangan.

Herannya, angkutan transportir biru putih Transportir tersebut masih beroperasi bebas memasok BBM solar ke dalam gudang yang milik Perorangan guna kebutuhan kapal ikan tanpa diperiksa kelengkapan dokumennya.

Sumber mengharapkan, Pertamina, BPH Migas dan Kepolisian bekerja sama untuk mengusut tuntas dari mana PT KING JAYA OIL Medan Belawan Jalan Kl Yos Sudarso Km. 16 Medan Belawan ini memperoleh BBM solar tersebut yang kemudian dikirim dengan tujuan ke gudang buncuan gabion belawan.

“Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Rudy Saputra saat dikonfirmasi awak media Terima kasih informasinya pak , akan kami lakukan penyelidikan,” ujar AKP Rudy Saputra.

(Rikcy)

Facebook Comments

Komentar