oleh

Wakil Bupati Labuhanbatu Terima Kunker Pansus Komisi ll DPRD Sumut

Labuhanbatu-newskabarindonesia.com : Wakil Bupati Labuhanbatu Hj. Ellya Rosa Siregar, S.Pd, MM didampingi asisten l pemerintahan H.sarimpunan Ritonga. sambut kunjungan kerja panitia khusus (Pansus) terkait Plasma Perkebunan dan Peremajaan Sawit Rakyat oleh Komisi ll DPRD Provinsi Sumatera Utara. Senin (28/03/2022), di Ruang Data dan Karya Kantor Bupati, Rantauprapat.

Dimana Ketua Pansus Zeira Salim Ritonga SE menjelaskan, kegiatan ini dalam rangka pembahasan plasma perkebunan dan peremajaan sawit rakyat (PSR) di kabupaten Labuhanbatu. Tujuannya agar masyarakat sekitar perkebunan dapat merasakan kehadiran dan manfaat dari perusahaan tersebut.

Zeira juga berharap kepada para perusahaan yang ada di labuhanbatu untuk menaati peraturan undang undang 39 tahun 2014, terkait plasma perkebunan dan peremajaan sawit rakyat Dia juga menegaskan akan memanggil pihak perusahaan yang tidak menjalankan peraturan sesuai regulasi.

“Kita akan panggil para pihak perusahaan yang tidak menjalankan peraturan sesuai dengan regulasi,” tegas Zaira.

Sebelumnya ,Wakil Bupati Labuhanbatu Hj. Elya Rosa Siregar dalam sambutannya ,saya dan Bupati labuhanbatu beserta jajaran mengucapkan selamat datang di bumi ika bina en pa bolo untuk ketua pansus dan rombongan.

Hj.ellya Rossa juga menyatakan, pemerintah kabupaten Labuhanbatu (Pemkab) mendukung pelaksanaan plasma dan peremajaan sawit rakyat (PSR). Ia meyakini progam tersebut meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar perkebunan.

Dan Wabup juga berharap kepada pihak pengusaha perkebunan untuk wajib mentaati peraturan yang sudah ada dan menjalankan peraturan tersebut untuk kepentingan bersama. Singkatnya.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan oleh kadis pertanian agus salim ritonga

Turut hadir , Kaban Bappeda Hobol Z Rangkuti, Kadis Pertanian Agus Salim Ritonga, Kadis Perijinan Touring Ritonga, Kadis Koprasi, Kadis Hampang, BPN Kabupaten Labuhanbatu, Para pihak perkebunan se kabupaten Labuhanbatu dan tamu undangan. (A.lubis/red)

Facebook Comments

Komentar