BELAWANnewskabarindonesia.com: Akibat tumpahan minyak Crude Palm Oil (CPO) milik PT Pacific Palmindo Industri (PT. PPI) didermaga 105 Pelabuhan Ujung Baru Belawan maupun beberapa waktu mengundang perhatian publik.

Sempat viral terjadi kebocoran pipanisasi CPO didermaga 105 ujung baru belawan, Medan – Sumatera Utara mengakibatkan tumpahan minyak Crude Palm Oil (CPO) tergenang diatas permukaan laut.

Salah satu warga inisial AL (35) berharap kepada PT Pelindo dan stekholder lain lebih kordinasi guna meningkatkan kesadaran dan ketaatan pemenuhan norma K3 dalam meningkatkan partisipasi semua pihak untuk mencapai pelaksanaan budaya K3 secara optimal disetiap kegiatan usaha.

Adanya peristiwa tersebut bukan pertama kali terjadi di pelabuhan ujung baru belawan dinilai penerapan K3 di pelabuhan lemah sehingga dialami Kapal MT. No 02 Asean Pionerr milik PT Pacific Palmindo Industri terjadi didermaga 105 pada Selasa (04/10/2022) pukul 08.00 Wib kemarin.

Untuk itu sambung kata AL, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sangat utama sebagai sikap yang berkomitmen tentang keselamatan dan kesehatan kerja disektor pelabuhan. Ujarnya pada media

AL juga menambahkan pihak PT Pelindo untuk rutin dalam mengontrol guna penerapan K3 agar terlaksana dengan baik supaya Terciptanya tempat kerja yang aman, nyaman, dan efisien guna mendorong produktivitas di pelabuhan.

Saat dikonfirmasi Ganeral Manager Multi Terminal Branch Belawan Aditya terkait K3, sangat disangkakan, GM Multi Terminal Branch Belawan tersebut tidak berada dikantor. Katanya Securty Multi Terminal Branch Belawan, Jumat (7/10/2022).

(Rikcy)

By NKI Medan

AKU ADA UNTUK MU

Comment

%d blogger menyukai ini: