BELAWANnewskabarindonesia.com: Warga lingkungan 10, Kelurahan Bahari, Kecamatan Medan Belawan resah diduga adanya kebocoran pipa minyak Pertamina (Persero) mengakibatkan pencemaran lingkungan.

Tampak sisa minyak diduga akibat kebocoran pipa minyak Pertamina (Persero) mengapung diatas permukaan air laut disekitar Jalan Pulau Halmera, Lingkungan 10, Kelurahan Bahari Belawan Kota Medan. Senin (21/11/2022).

Menurut informasi dihimpun media tumpahan minyak Pertamina merupakan pencemaran lingkungan serta mengancam ekosistem dan masyarakat sekitar dan bukan pertama terjadi.

Salah satu warga yang tidak ingin disebut namanya berharap PT Pertamina (Persero) memperhatikan dampak atas kebocoran pipa minyak. Dari kebocoran minyak Pertamina (Persero) tersebut dimanfaatkan oleh warga sekitar.

Ia berharap kedepannya PT Pertamina lebih merumuskan tentang pertanggung jawaban atas dampak akibat kebocoran pipa minyak tersebut dan ia menduga pengawasannya lemah sehingga kerap dicuri oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Beber warga

Disamping itu, warga akan melakukan aksi demo ke kantor PT Pertamina Regional I Medan tentang kebocoran pipa minyak yang mencemari lingkungan. Pungkasnya salah satu warga Bahari Belawan

Saat dikonfirmasi Pjs Manager Head Of Communication Regional Sumbagut PT Pertamina Regional I Medan, Agustiawan melalui pesan whatsapp hingga kini belum berhasil memberikan keterangan tentang kebocoran Pipa Minyak Pertamina sekitar Jalan Halmahera Lingkungan 10, Kelurahan Bahari, Kecamatan Medan Belawan.

(Rikcy)

By NKI Medan

AKU ADA UNTUK MU

Comment

%d blogger menyukai ini: