Apakabar INDONESIA Bandar Lampung

Gubernur Arinal Siap Perjuangkan Kesejahteraan Petani Melalui Program I-CARE dari Balitbang Pertanian

BANDARLAMPUNG-Gubernur Lampung Arinal Djunaidi siap memperjuangkan peningkatan kesejahteraan petani melalui program Integrated Corporation of Agricultural Research, Development and Empowerment (I-CARE) dari Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian.

Hal itu disampaikan Gubernur Arinal saat menerima audiensi dari tim I-CARE Balitbangtan Kementerian Pertanian di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur, Senin (7/6/2021) malam.

Direncanakan komoditas yang akan dikembangkan adalah kopi dan ternak kambing di Kabupaten Tanggamus.

“Terimakasih sudah menginisiasi Lampung menjadi salah satu di dalam pelaksanaan program I-CARE,” ujar Gubernur Arinal.

Hadir pada kesempatan itu, Bambang Irawan dari tim I-CARE Balitbangtan Kementerian Pertanian dan Bupati Tanggamus Dewi Handajani.Lampung tepatnya Kabupaten Tanggamus menjadi salah satu dari sembilan Provinsi yang dipilih dalam pelaksanaan program tersebut.

Baca Juga  Soal KBM Juli Mendatang, Ini Solusi Dari Lesty

Ada tiga Kecamatan di Tanggamus yang akan menjadi lokus tujuan yakni Kecamatan Ulu Belu, Air Naningan dan Pulau Panggung.

I-CARE atau Korporasi Penelitian, Pengembangan dan Pemberdayaan Pertanian Terpadu (KP4T) ini merupakan program milik Balitbangtan Kementerian Pertanian.

Program ini sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat yang diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendiseminasikan inovasi teknologi Balitbangtan Kementerian Pertanian.Seperti diketahui, Gubernur Arinal memang sangat konsen terhadap kemajuan pertanian di Provinsi Lampung. Dan kopi menjadi salah satu komoditas yang terus digenjot tingkat produksinya.

“Saya ingin mengembalikan kejayaan kopi Lampung,” katanya.

Arinal mengatakan tidak ada alasan program ini tidak sukses di Provinsi Lampung.

“Kita harus bangkit dan kita harus sukses,” katanya.

Baca Juga  *Polresta Bandar Lampung Amankan Kedatangan Logistik Surat Suara dan Alat Bantu Coblos Bagi Tuna Netra* Bandar Lampung - Polresta Bandar Lampung mengamankan kedatangan logistik pemilu di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandar Lampung, pada Jumat (05/01/2024). Logistik pemilu tersebut yaitu surat suara pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Surat suara DPD-RI serta alat bantu coblos (template) bagi pemilih tuna netra untuk memilih calon DPD-RI. Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K., melalui Kasi Humas AKP Agustina Nilawati, menyatakan bahwa pengamanan logistik pemilu merupakan langkah proaktif dari pihak kepolisian untuk memastikan integritas dan keamanan seluruh proses pemilu. "Kita memastikan bahwa seluruh logistik dari tahap pendistribusian hingga penyimpanan di gudang Kantor KPU Kota Bandar Lampung dalam keadaan aman, sehingga proses pemilihan dapat berlangsung secara aman, lancar, dan transparan," ujar Iptu Agustina Nilawati saat dikonfirmasi awak media pada Jumat (5/1/2024) siang. Nila juga menjelaskan bahwa logistik pemilu yang datang hari ini, yaitu berupa surat suara Presiden dan Wakil Presiden sebanyak 806.899 lembar, Surat Suara DPD RI sebanyak 806.899 lembar serta 2.880 lembar alat bantu coblos tuna netra pada DPD-RI. Logistik pemilu yang diangkut dengan menggunakan 2 unit kendaraan truk Hino Tronton dengan pengawalan dan pengamanan ketat dari jajaran Sat Brimob dan Polresta Bandar Lampung. “Kedatangan logistik pemilu ini diterima langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Lampung, Ketua KPU Kota Bandar Lampung, Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung dan sejumlah komisioner KPU dan juga mendapat pengawasan dari pihak Bawaslu Kota Bandar Lampung,” ungkap Nila. Nila juga menambhakan selain mengamankan kedatangan logistik pemilu, pihaknya juga fokus melakukan pengamanan kegiatan kampanye yang sedang berlangsung di sejumlah lokasi maupun proses pelipatan surat suara pemilu yang berlangsung di gudang KPU. “Kita seluruh tahapan Kampanye di Kota Bandar Lampung dapat berjalan dengan aman, lancar dan kondusif,” Jelas Nila. (*)

Demi suksesnya program tersebut, Arinal meminta instansi terkait untuk terus berkolaborasi dengan Balitbangtan Kementerian Pertanian.

Arinal juga akan menggandeng pihak akademisi yakni Fakultas Pertanian Universitas Lampung.

“Dari Pemerintah Provinsi Lampung membentuk tim, kita akan saling kolaborasi dengan Balitbangtan dan saya juga akan ikut turun. Saya siap untuk terus melakukan diskusi,” katanya.Menurut Arinal, dengan segala potensi yang dimiliki, sangat tepat memilih Lampung sebagai salah satu wilayah sasaran program I-CARE.

“Tidak salah menempatkan di Tanggamus. Mari kita satukan langkah, yang akan kita mulai dari Tanggamus,” katanya.

Melalui kerjasama ini, Arinal berharap akan mempu memberikan kesejahteraan kepada petani.

“Petani meningkat pendapatannya, dan Pemerintah membangkitkan perekonomian melalui ekonomi kerakyatan,” pungkasnya.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *