Apakabar INDONESIA

Ada Apa ? Pengurus Koperasi TKBM Upaya Karya Diduga Tidak Transparan Dalam Pengunaan Anggaran

BELAWAN – newskabarindonesia.com: Buruh Pelabuhan Belawan sektor l menilai kalau Primer Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat ( TKBM ) Pelabuhan Belawan tidak tranparan dalam pengunaan anggaran dan dianggap pemborosan.

Hal itu terungkap ketika acara Pra RAT (Rapat Anggota Tahunan) Primkop TKBM Upaya Karya Pelabuhan Belawan tahun buku 2029 – 2020 di Base Camp SPTI Sumut Jalan Tangguk Bahagia Kelurahan Martubung Kecamatan Medan Labuhan tanggal 25-26 Maret 2021.

Togu Urbanus Silaen yang merupakan kepala regu kerja ( KRK) 138 sektor l mengatakan pada tahun baku 2019 di penjelasan Bab. II kegiatan pengurus di tahun 2019 pada poin no 7, terdapat catatan banyak rapat-rapat yang dilakukan termasuk rapat pengurus dengan jumlah 82 kali. Sedangkan dalam setahun hanya ada 52 minggu.

Baca Juga  Desa Smart Village Di Lampung Timur Masuk Nominasi 10 Desa Terbaik KIP Tingkat Nasional

” Kalau kita simpulkan bahwa rapat tersebut dilakukan ada yang lebih 2 kali dalam seminggu. Dimana yang saya ketahui bahwa yang namanya rapat membutuhkan anggaran. Sementara dilaporan keuangan, untuk saldo kas per 31 Desember 2018 sampai 31 desember 2019 minus,” jelasnya Togu , Jumat (26/3/2021).

Sambung Togu, di saldo Bank minus hingga mencapai 500 juta lebih. Bahkan rapat-rapat yang dilakukan tersebut terkesan mubajir . ” Apa sebenarnya yang dirumuskan dalam rapat-rapat yang banyak itu. Karena hasil akhir saldo kas yang dilaporkan adalah minus hingga ratusan juta rupiah,” terangnya Togu .

Baca Juga  Anak Adalah Masa Depan Penerus Bangsa 

Kemudian Togu juga menuturkan, dalam hal pembayaran untuk kapal Roro (mobil)  merupakan janji pengurus sejak 2 tahun yang lalu sampai saat belum juga ada titik terangnya.

Disini kita bukan mengintervensi dan mengajari pengurus , ada 2 orang pengurus perwakilan dari sektor  l  yang kami lihat tutup mata dan tidak perduli dengan buruh di sektor l. Sepertinya kami tidak punya pengurus dan jangan sampai kami disini melakukan mosi tidak percaya.

” Seperti saya ucapkan tadi, bukan mengintervensi tapi tolong ditinjau ulang dan dipertimbangkan keberadaan posisi pengurus yang mewakili sektor l ” kesal Togu.

(Rikcy)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *