Tak Berkategori

Jalan Baru Lampung Selatan Rusak Parah, Dipicu Dump Truk Galian Tanah dan Mobil Terontonan Muat Sekam

Newskabarindonesia.com, LAMPUNG SELATAN, 23 FEBUARI 2026 – Jalan yang baru saja diresmikan oleh Bupati Lampung Selatan sekitar satu bulan yang lalu kini mengalami kerusakan parah. Lokasi kejadian berada di Desa Bumi Asri, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, akibat aktivitas kendaraan berat dari dua sumber berbeda: dump truk yang mengangkut tanah dari area galian serta mobil terontonan yang memuat sekam padi dalam jumlah besar.
Hasil pantauan di lapangan menunjukkan permukaan jalan yang telah diperbaiki pemerintah kabupaten kini tampak ambles dan bergelombang. Di dekat lokasi kerusakan terlihat kawasan galian tanah yang masih aktif.
 Warga setempat, mengungkapkan bahwa awalnya masyarakat terkejut dengan kedatangan 6 unit dump truk yang melintas berurutan dari lokasi yang disebut sebagai tambang galian C. Kini jumlah truk semakin banyak dan aktivitas pengangkutan bahkan berlanjut.
“1Sekali jalan 6 dump truk, renteng-rentengan akhirnya jalan kan rusak,” ucapnya dengan nada prihatin.
Salah satu sopir dump truk yang enggan menyebutkan nama mengakui mengangkut tanah yang dibeli untuk keperluan timbunan yang dipesan pihak tertentu. Marsono, Kepala Desa Bumi Asri sekaligus pemilik alat berat yang digunakan dalam kegiatan galian,
menyatakan bahwa aktivitas tersebut bertujuan untuk membuat cetak sawah dan menimbun lokasi pembangunan Koperasi Merah Putih, serta telah bekerja sama dengan Bhabinsa Irwansyah.
Namun keterangan tersebut tidak sesuai dengan kondisi yang dilihat warga sekitar. Jani, salah satu warga, mengungkapkan bahwa lahan yang disebutkan sebagai tempat penimbunan untuk koperasi sudah lebih dari dua minggu tertimbun dan telah tumbuh rerumputan.
“Kalau lahan itu sudah lama di timbun sekitar lebih dari dua mingguan, itu saja sudah tumbuh rumput, kalau baru di timbun pasti belum ada yang tumbuh rumput,” tegasnya. Diketahui pula bahwa Marsono pernah terlibat dalam sejumlah permasalahan terkait penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT-DD) dan pembangunan infrastruktur desa selama menjabat.
Selain dari aktivitas galian tanah, beberapa awak media juga menangkap kondisi di lokasi pabrik sekam di wilayah yang sama, di mana mobil terontonan terlihat sedang memuat sekam padi (sisa bekas menggiling padi) dengan jumlah sangat besar yang akan dikirim ke Pulau Jawa. Kegiatan pengangkutan muatan berat ini turut menyebabkan kerusakan dengan munculnya keretakan dan penurunan permukaan jalan di beberapa titik, mengganggu kelancaran lalu lintas serta berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Untuk mengetahui kebenaran mengenai aktivitas galian tanah dan pengangkutan sekam padi, serta tindakan yang akan diambil terkait kerusakan jalan baru, awak media akan melakukan konfirmasi lebih lanjut ke pihak yang berwenang dan dinas terkait. (Red)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *