Lampung Selatan,newskabarindonesia.com : salah satu warga Agom Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan meninggal dunia saat di paksin di kantor POS Kalianda ketika hendak mengambil uang BPNT (Bantuan pangan Non Tunai) bersama suaminya, Kamis (03/03/2022).
“Kartini 74.th. Dusun 2 ini meninggal dunia setelah di paksin di kantor POS kalianda, dikarenakan ibu kartini. 74.th tidak membawa kartu paksin maka ibu tersebut terpaksa dipaksin di lokasi dikarenakan suatu sarat untuk mengambil dana bantuan BPNT tersebut,
“Menurut keterangan keluarga/anak korban mukmin,48.th saat di temui di rumah sakit BOB bazar kalianda menerangkan ” kejadian nya ketika ibu saya hendak mengambil dana bantuan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) di kantor pos kalianda, lupa membawa persyaratan surat paksin, karena itu adalah sarat untuk pengambilan uang bantuan BPNT kata petugasnya lalu ibu saya dipaksin di kantorpos tersebut, setelah di paksin istirahat 15 menit, setelah itu pulang ketika mau naik motor ibu saya jatuh lalu pingsan di lokasi setelah itu dibawa ke rumah sakit setelah di periksa – periksa di UGD ibu saya sudah meninggal dunia. Terang nya, lanjut
” namun ibu saya ini mempunyai penyakit sesak napas, ibu saya ini tidak memiliki penyakit apapun selain sesak napas tersebut, ucapnya
“Menurut pak saur salah satu warga beringin, yang akan mengambil BPNT ibu itu pas keluar dari kantor pos kira – kira 50 M. Pas mau naik motor jatuh pingsan lalu saya bantu angkat naik kembali dan dibawa ke rumah sakit BOB bazar kalianda, terang bapak tersebut,
“Dokter rosi saat di temui di ruangngan UGD Bob bazar menerangkan ” ketika ibu tadi dateng memang napasnya sudah ga ada cuman denyut jantung nya aja tapi sudah lemah atau aknum atau jantung tapi sudah kami lakukan RJP 2 kali namun tidak bisa, kami sudah melakukan upaya namun memang sudah lemah sekali nadinya sudah teraba semua, sebenarnya sudah mederiyasi artinya kita tidak bisa melanjutkan namun kita sudah lakukan semua baik pemacuan jantung, terangnya,
“Adapu penyebab kematian ibu kartini di karnakan paksin kita belum tau karna ibu ini sudah melakukan paksin 2 kali ini yang ke 3 kalinya jadi mau kita bilang penyebabnya karna di paksin bukan, karna ibu ini sudah dipaksin 2 kali, kemungkinan karna penyebab lain seperti jantung nya bermasalah, tambahnya.
“Karna setiap orang mau di paksin itu harus di periksa dulu di tanya dulu penyakitnya karna kita tidak tau warga yang mau di vaksin ini mempunyai riwayat penyakit atau tidak. Jelasnya.
“Saat awak media ini ingin meminta keterangan dari petugas vaksin di kantor pos pihak petugas tersebut belum bisa memberi keterangan, bahkan petugas tersebut meminta konfirmasi masi dengan kapolres atau kapolsek, terang nya. (Ron/Red)















