Bandar Lampung

AML Tolak Kunker Presiden RI, Ini Kata Komisi 1

Bandar Lampung – Aliansi Mahasiswa Lampung menolak wacana kedatangan presiden RI Joko Widodo pada Kamis (02/09/2021) mendatang.

Mengingat Lampung saat ini memiliki persentase kematian tertinggi yakni 7,1 persen. Karena dikhawatirkan terjadi klaster baru Covid-19

Menanggapi hal tersebut, Yozi Rizal Ketua Komisi I mengatakan bahwa langkah dari AML tersebut merupakan hal yang wajar.

Karena memang di setiap kedatangan Presiden Republik Indonesia akan selalu menciptakan kerumunan. Sementara itu, kerumunan tidak diperbolehkan mengingat kondisi masih pandemi Covid-19.

Baca Juga  Rektor Lepas Rombongan DWP Bakti Sosial di Rajabasa

“Dengan dia melempar – lempar hadiah kan itu menciptakan banyak kerumunan. Sama saja seperti menanggap rakyat sebagai jajahan,” kata Yozi. Senin (30/08)

Dahulu hal seperti itu sering dilakukan oleh kulit putih terhadap rakyat Indonesia.

Baca Juga  Brimob Siapkan Dapur Lapangan di Bakauheni dan Panjang Secara Gratis Buat Makan Pemudik

“Jadi perilaku elit di jaman penjajahan terhadap kaum alit,” ujarnya.

“Nah sebaiknya tidak dilakukan lagi, bukan seperti itu caranya, tapi kasihkan. Jadi bukan itu caranya dibagi-bagikan, karena bukan tugas presiden,”tegas dia.
“Itu kecenderungan akhirnya menimbulkan kerumunan. Jadi ketika adatuntutan dari AML melakukan penolakan, jadi saya kira itu wajar,”tutupnya

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *