Bandar Lampung

Ketua Umum Brantas Narkotika Dan Maksiat Republik Indonesia Minta Kapolri Bina Oknum Anggota Polri Arogan Yang Tidak Humanis

Bandar lampung-newskabarindonesia.com
Dewan Pimpinan Pusat, Brantas Narkotika Maksiat Republik Indonesia ( BNM RI )
Merupakan Lembaga Penggiat Narkoba dan Maksiat,
Bertujuan ikut Bersama Pemerintah Apakah itu BNN dan Kepolisian serta komponen Masyarakat lain nya, untuk menyatakan Perang terhadap Narkoba

Namun Menurut Fauzi Malanda RdB. Dalam Penanganan Hukum nya di perlukan Komitmen Personil Anggota yang bermoral, dalam arti jangan mencari kesempatan untuk di jadikan Institusi Pencari Uang,
“Jika Tersangka Sudah memenuhi kriteria dalam Undang undang dapat dilakukan asesmen ya jangan di takut takuti, ujung ujung nya uang juga,”Ujar Fauzi Malanda.RDB.,SH. Kepada Portal Berita newskabarindonesia

Baca Juga  Masuk 10 Besar Provinsi Terbaik, Provinsi Lampung Raih Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2021

BNM RI Akan Melakukan Pengawasan dan pemantauan di lembaga yang berwenang dalam penanganan hukum ini kami lakukan agar terciptanya penegak hukum yang bersih yang membuat baik Nama institusi

Fauzi Malanda sangat menyayangkan ada nya oknum oknum yang tidak suka kehadiran Lembaga Penggiat
” Ini menurut saya Oknum Seperti ini dapat di pastikan Moralnya tipis, Oknum Seperti ini Harus di ganti,”ujar Ketua Umum BNM RI tersebut.

Selain daripada itu di Institusi Kepolisian Republik Indonesia Merupakan Lembaga Pemerintah Yang Berani di koreksi dan menghadirkan Pihak luar untuk ikut bersama sama mengawasi Rekruitmen Anggota Polri yang di sebut Pihak ekternal yaitu dari Masyarakat dan Lsm.

Baca Juga  Diskusi Dengan Warga Sukajawa Baru, Kasat Binmas Himbau Aktifkan Satkamling

Maka kita sangat menyayangkan masih adanya oknum yang Arogan dan dengan bahasa serta ucapan nya yang tidak bersahabat jauh dari Humanis.

“Oknum Seperti ini Harus di Beri pembinaan dan Harus dilakukan tindakan Agar terciptanya institusi yang di sayangi masyarakat bukan menjadi institusi yang menjadi bahan Cerita buruk, Jadikan Institusi Sesuai dengan Selogan BETAH ( Bersih, Transfaran, Akuntabel dan Humanis ),”ujar Fauzi Malanda.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *