Home / Apakabar INDONESIA / Medan

Senin, 29 Juni 2026 - 18:29 WIB

Briefing Pagi Bersama Direksi PT PIL : Tingkatkan Komitmen HSSE dan Kedisiplinan Bekerja

MEDAN –  newskabarindonesia.com: PT Prima Indonesia Logistik (PIL) menggelar kegiatan Briefing Pagi bersama seluruh jajaran direksi dan menejemen serta karyawan pada hari ini, bertempat di Lapangan Parkir Kantor Pusat PT Prima Indonesia Logistik, Senin (29/6/2026),

Kegiatan rutin yang dipimpin langsung oleh Direktur PT Prima Indonesia Logistik, Bapak Indra Pamulihan, ini bertujuan untuk menyampaikan arahan strategis perusahaan sekaligus memperkuat komitmen pekerja terhadap aspek HSSE dan kedisiplinan bekerja.

‎Dalam arahannya, Direktur PT Prima Indonesia Logistik, Indra Pamulihan, menekankan bahwa implementasi Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bukan sekadar pemenuhan regulasi, melainkan pilar utama dalam menjaga kelancaran operasional logistik dan keselamatan jiwa seluruh pekerja.

‎“Fasilitas keselamatan bekerja yang diberikan oleh PT Prima Indonesia Logistik tolong digunakan sebaik mungkin dalam bekerja, mulai dari helm, sepatu maupun rompi”, Ujar Indra

Baca Juga  Sewa Lahan PT KAI (Persero) Belawan, Diduga Kotraktor Kerjakan Proyek Tanpa Izin HO dan Plang PGB

‎Keselamatan adalah prioritas utama yang tidak dapat ditawar. Setiap pekerja wajib menerapkan standardisasi K3 secara konsisten di lingkungan kerja guna mewujudkan zero accident. Budaya selamat harus melekat dalam setiap aktivitas operasional kita

‎Selain fokus pada aspek keselamatan, briefing ini juga menyoroti pentingnya akselerasi produktivitas kerja guna menghadapi tantangan industri logistik yang semakin dinamis. Peningkatan produktivitas ini dinilai erat kaitannya dengan penegakan kedisiplinan di segala lini, mulai dari ketepatan waktu hingga kepatuhan terhadap prosedur operasi standar (SOP) yang berlaku.

‎Direksi dan Menejemen PT Prima Indonesia Logistik menggarisbawahi empat poin utama yang menjadi fokus evaluasi dan implementasi ke depan, di antaranya:

‎1. Internalisasi Budaya K3 dan HSSE : Meningkatkan kesadaran mitigasi risiko di area kerja, khususnya pada area operasional yang memiliki tingkat risiko tinggi.

‎2. Peningkatan Produktivitas Operasional: Mengoptimalkan efektivitas proses kerja melalui pemanfaatan sumber daya yang efisien guna memberikan pelayanan prima kepada mitra bisnis.

Baca Juga  Wabup Labuhanbatu Sambut Hangat Audensi Masyarakat Pembudayaan Juang 45

‎3. Penegakan Kedisiplinan Pekerja: Menanamkan nilai kedisiplinan, ketepatan waktu hadir, serta tanggung jawab penuh terhadap pemenuhan target kinerja individu maupun tim.

‎4. Sinergi dan Komunikasi Terbuka: Membangun koordinasi yang solid antar-divisi guna mempercepat pengambilan keputusan dan penyelesaian kendala di lapangan.

‎Sebagai langkah konkret, Divisi SDM dan Umum diberi arahan agar mengoptimalkan sistem pengawasan dan absensi berbasis digital guna memantau integritas kehadiran pekerja secara real-time.

Pihak manajemen juga memberlakukan kebijakan evaluasi performa ketat di setiap unit kerja yang menunjukkan catatan kedisiplinan terbaik, serta menerapkan sanksi tegas (punishment) administratif berupa teguran tertulis hingga sanksi lebih lanjut bagi pegawai yang terbukti melanggar peraturan tata tertib perusahaan secara berulang.

(Rikcy)

Share :

Baca Juga

Apakabar INDONESIA

Hasil Muscab Aklamasi, Arsyad Pasaribu SH Terpilih Ketua KNPI Belawan Periode 2026 – 2029

Hukum dan Kriminal

Tim Patroli Trantibum Kecamatan Medan Belawan Grebek Tempat Pengedar Narkoba

Apakabar INDONESIA

3 Tahun Mengabdi, BNCT Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Layanan Efisien Berbasis Green Port

Apakabar INDONESIA

Komando Daerah Angkatan Laut I Kolaborasi Perkuat Ketahanan Pangan di Desa Limau Manis

Infrastruktur

Jantung Ekonomi TPI Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan Puluhan Tahun Mati, KKP RI Tutup Mata

Medan

Kolaborasi Hangat Bahas Bidang Komunikasi dan Elektronika Operasional TNI AL, Kodaeral I Sambut Tim Skomlekal

Hukum dan Kriminal

Kinerja PPA Polres Pelabuhan Belawan Dipertanyakan : Pelaku Tindak Pidana Kekerasan Seksual Masih Berkeliaran

Hukum dan Kriminal

‎Perbudakan Modern di Kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan Hambat Kesejahteraan Sosial