Newskabarindonesia.com, KALIANDAL – Suasana haru sekaligus kebahagiaan menyelimuti Aula SMA Negeri 2 Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan. Prosesi pelepasan siswa kelas XII angkatan ke-33 tahun 2026 berlangsung khidmat pada hari Kamis (7/5/2026).
Sebanyak 346 siswa resmi dinyatakan telah menuntaskan seluruh rangkaian proses pendidikan setelah belajar selama tiga tahun di sekolah yang dikenal berprestasi ini.
Kepala SMA Negeri 2 Kalianda, Herwansyah, menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas capaian yang telah diraih para siswa. Menurutnya, mereka telah berhasil mengharumkan nama almamater melalui berbagai prestasi, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.
“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih kepada anak-anak yang telah membawa nama baik SMA Negeri 2 Kalianda. Ini membuktikan bahwa sekolah kita merupakan tempat lahirnya generasi-generasi juara,” ujarnya dalam sambutan.
Beliau juga turut mengucapkan selamat kepada para siswa yang telah lolos masuk Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus menjadi motivasi kuat bagi siswa lainnya yang masih berjuang melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Bagi yang masih berproses dan berjuang masuk perguruan tinggi, jangan pernah menyerah. Tetap optimis, terus asah kemampuan dan iringi dengan doa. Saya yakin kalian bisa mendapatkan hasil terbaik,” tambahnya.
Di kesempatan tersebut, Herwansyah juga berpesan kepada seluruh lulusan agar senantiasa menjaga identitas dan nama baik sekolah setelah meninggalkan bangku pendidikan. Ia mengingatkan agar terus memegang teguh empat pilar visi sekolah, yaitu religius, cerdas, berkarakter, berwawasan luas serta peduli lingkungan.
“Ke mana pun kalian melangkah nanti, bawalah nilai-nilai yang sudah diajarkan di sini. Jadilah alumni yang mampu memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,” pesannya.
Acara berlangsung semakin menyentuh hati pada sesi penutupan, ketika pihak sekolah secara simbolis menyerahkan kembali para siswa kepada orang tua masing-masing.
(Red)

















