BELAWAN – newskabarindonesia.com: Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia DPW KNTI Sumatera Utara, M Isa Albasyir tegaskan menolak ratusan meter kawasan pelebaran Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan mendatang tidak menyakiti dan membuat nelayan sengsara, Senin (17/11/2025).
Rencana pembangunan pelebaran kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan mulai di perbincangkan bahkan penolakan pelebaran pun mulai mencuat ke publik.
Dijelaskan, Ketua DPW KNTI Sumut M. Isa Albasyir bahwa pelebaran ratusan meter Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan bakal menyengsarakan nelayan tradisional.
Kekhawatiran ini pun diungkapkan langsung Ketua KNTI Sumut, M. Isa Albasyir ingatkan kembali Reklamasi yang di bangun Pelindo terang memicu kedangkalan dan berbahaya bila air laut surut.
“Kementerian Kelautan dan Perikanan KKP Republik Indonesia layak mengulas terjadi Reklamasi Pelindo mengkibatkan dampak negatif terhadap nelayan,” Terangnya Basir.
Lanjutnya Basir, Kami DPW KNTI Sumut berharap atas pembangunan pelabuhan Perikanan Belawan yang rencananya akan dibangun tidak menyakiti dan membuat Nelayan di sekitaran Pelabuhan Perikanan Belawan.
“Apalagi, tidak merasakan Dampak positif atas pembangunannya dan malah menjadi masalah baru bagi kami Nelayan sehingga jalur arus lewat perahu menjadi sempit dan dangkal,” Ungkap M. Isa Albasyir.
Kejadian reklamasi isu muncul iming iming anak-anaknya nelayan akan di kerjakan di Pelindo. Jangan iming-iming itu memanis manis orang lagi yang berjanji sampaikan siapa bertanggung tawab atas pelebaran Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan. Pungkasnya Ketua KNTI Sumut.
(Rikcy)









