Home / Apakabar INDONESIA / Bandar Lampung

Selasa, 1 Juni 2021 - 12:47 WIB

Mukhlis Basri Langsungkan Sosialisasi Ideologi Pancasila

Bandar Lampung – Sikap nasionalisme dan toleransi antar umat beragama, suku, ras dan budaya sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, hal tersebut dapat memupuk persatuan dan kesatuan bangsa serta dapat menghindari perpecahan di masyarakat.

Hal ini disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung Dapil IV (Lampung Barat, Pesisir Barat dan Tanggamus) Mukhlis Basri saat melangsungkan giat Sosialisasi pembinaan ideologis Pancasila dan wawasan kebangsaan di Desa Talang Jawa, Pulau Panggung, Tanggamus, akhir pekan kemarin.

“Hidup toleransi sangat dibutuhkan dalam bermasyarakat. Artinya kita harus saling menghormati dan menghargai antar sesama, baik itu berbeda suku, agama, rasa dan budaya. Karena, kita tidak bisa memilih takdir kita jika dilahirkan sebagai umat muslim, Kristen, atau bersuku Jawa maupun Lampung,” jelas Anggota Fraksi Gerindra Lampung ini.

Baca Juga  DPRD Lampung Dukung “Kamis Beradat”, Jadi Penguatan Budaya Lokal

Mukhlis juga mengatakan sosialisasi ini merupakan produk DPRD Lampung yang dinilai sangat penting dalam kaitannya mengantisipasi perbedaan yang mengarah kepada perpecahan.

“Kita berharap apapun suku, ras, budaya maupun agamanya, bisa saling menghormati dan menghargai demi menjaga kedaulatan persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ucapnya.

Anggota Komisi IV DPRD Lampung ini menjelaskan seluruh elemen khususnya pemuda dalam pembinaan ideologis Pancasila dan wawasan kebangsaan dalam melestarikan nilai-nilai luhur Pancasila yakni dengan cara mendapatkan pendidikan yang berkarakter, mencintai tanah air dan bangsa, serta menerapkan toleransi antar umat beragama suku, rasa dan budaya dalam kehidupan bermasyarakat guna menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta kedaulatan NKRI.

Baca Juga  Persiapan Lomba Desa, Ketua TP PKK Lamsel Kunjungi Desa Pasuruan

“Karena menjaga keutuhan NKRI bukan hanya tugas dari TNI dan Polri saja, melainkan menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai warga negara Indonesia,” jelasnya.

Negara yang besar, menurutnya, ialah negara yang menghargai jasa-jasa pahlawannya dengan mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan terdahulu dengan hal-hal yang positif agar menjadi bangsa yang damai dan bermartabat.

Share :

Baca Juga

Apakabar INDONESIA

Pengawasan Perikanan Buruk, Ketua KPI Belawan, Rudi Hartono : KKP Tutup Mata “Tewasnya Awak Kapal Ikan” DPRD Sumut Wajib RDP

Apakabar INDONESIA

Apakabar INDONESIA

KUOTA PTSL LAMSEL ANJLUK DRAS! Dari 14.871 Bidang Jadi Cuma 1.000 di 2026 — Hanya 3 Desa Kebagian!

Apakabar INDONESIA

Menjaga Integritas dari Gerbang Seleksi, Wasdal Spersal Hadir di Kodaeral I

Apakabar INDONESIA

PT Tubaba Jaya Putra Coal Rayakan HUT ke‑2 di Pantai Senaya: Semarak Lomba, Doorprize, dan Berbagi Sebagai Wujud Rasa Syukur

Apakabar INDONESIA

Kepala KSOP Utama Belawan dan Stekholder Hadiri Kampanye Keselamatan Pelayaran dan Resmikan Kantor Operasional KPI Danau Toba

Apakabar INDONESIA

149 Hari Izin Tinggal Ilegal, Imigrasi Belawan Deportasi SS Warga Negara Kamboja

Apakabar INDONESIA

Suasana penuh keceriaan menyelimuti di Balai Desa Setiadarma saat Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026