Hukum dan Kriminal Kabar Daerah Medan

Sisi Keluarga, Tahanan Polres Belawan Kabur Meninggal Murni Kecelakaan Bukan Karna Aparat

MEDAN BELAWANnewskabarindonesia.com: Tahanan polres pelabuhan belawan atas nama Adi Putra Ndruru meninggal dunia akibat melarikan diri dari sisi keluaraga murni meninggal atas kecelakaan bukan karena pihak aparat, Selasa (4/4/2023).

Pengakuan Mario Kundu abang sepupu alm Adi Putra Ndruru saat itu didampingi Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Josua Tampubolon dan keluarga lain mengatakan bahwa dari sisi keluarga alm benar meninggal dunia bukan disebab karena aparat.

Peristiwa itu murni kecelakaan, menurut dia alm Adi Putra Ndruru akan selamat saat melarikan diri saat mau dikirim ke Kejaksaan Umum. Namun di dalam perjalanan kita tidak tahu, ada mungkin rencana alm Adi Putra Ndruru ingin bebas nekat melarikan diri dengan melompat. Ujarnya Mario

Lebih lanjut, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Josua melaui Kasi Humas IPTU Hamzar Nody membenarkan ada tahanan kita atas nama ADI PUTRA NDRURU meninggal dunia.

Pada awalnya tahanan kita mau diserahkan ke Jaksa karena berkasnya sudah lengkap, kemudian sebagai syarat untuk menyerahkan Tahanan kita lakukan cek kesehatan ke Puskesmas.

Baca Juga  Hari Pertama OPS. Antik Toba Polisi Amankan Pria Pembawa Ganja

Pada saat diperjalanan tepatnya didepan SPBU situasi macet kesempatan ini di mobil oleh tahanan kita menendang pintu samping mobil dan terbuka lalu Tahanan kita langsung melarikan diri dengan kondisi tangan di borgol.

Arah pelarian tahanan kita kerumah orang tuanya karena tempat TKP pelarian tidak jauh dari rumahnya dijalan Pelabuhan Raya, personil kita melakukan pengejaran namun kecepatan lari tahanan lebih cepat sehingga personil ketinggalan jejak. Terang IPTU Hamzar Plh Humas Polres Belawan

Kemudian personil melaporkan kepimpinan lalu pimpinan memerintahkan semua jajaran melakukan pengejaran, sehingga semua personil mengepung daerah pelarian.

Selanjutnya personil merasa curiga terhadap salah satu rumah kosong yang kedengaran ada riak air didalam rumah, berdasarkan hal tersebut lalu personil membuka rumah tersebut dan masuk kedalam rumah tiba-tiba tahanan langsung naik ke atap rumah dan melompat ke atap rumah sebelahnya namun lompatan gagal sehingga tahanan terpental didinding rumah warga tepatnya di kaca jendela sehingga kaca menyayat dada korban dan mengalami tulang dada patah.

Baca Juga  Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Pelindo Multi Terminal Group Pastikan Kelancaran Bongkar Komoditas Beras

Lalu tahanan melanjutkan pelarian dari belakang rumah warga yang sempit dan dipagari dengan seng, dan pada saat kita cek TKP seng-seng tersebut dilumuri darah, sementara personil hanya mengepung, kemudian Tahanan teroma akibat darah yang keluar dan lemas, terjatuh.

Lebih lanjutnya personil mendatangi tahanan dengan posisi dada luka lebar dan sangat banyak mengeluarkan darah, kemudian lanjut dibawa kerumah sakit angkatan laut agar dilakukan tindakan medis.

Namun pada saat persiapan tindakan medis tahanan tidak sadar lagi dan dinyatakan meninggal. Oleh sebab itu, tindakan selanjutnya tahanan di bawa kerumah sakit brimob dan dipanggil keluarga untuk menyaksikan langsung kondisi tahanan dan didampingi oleh Kapolres.

Setelah keluarga melakukan cek seluruh tubuh maka keluarga bermohon tidak dilakukan otopsi karena benar peristiwa ini adalah kecelakaan tunggal yang di buat oleh tahanan, sekian kami informasikan, Plh Kasi Humas Polres Pelabuhan Belawan IPTU Hamzar

(Rikcy)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *