Home / Tak Berkategori

Minggu, 15 Juni 2025 - 07:25 WIB

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Aceng Dede Suhendar atau ADS, memberikan penjelasan tambahan atas pernyataan yang ia sampaikan sebelumnya

Newskabarindonesia.com (lamsel) – Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Aceng Dede Suhendar atau ADS, memberikan penjelasan tambahan atas pernyataan yang ia sampaikan sebelumnya terkait pola pembangunan yang responsif terhadap isu viral.

Penjelasan ini dimaksudkan agar tidak terjadi penafsiran negatif atau seolah-olah menolak aspirasi masyarakat.

“Saya ingin meluruskan bahwa pernyataan sebelumnya bukan bentuk kritik yang melemahkan, melainkan masukan konstruktif untuk penyempurnaan sistem perencanaan di tahun 2026,” kata Dede dalam keterangan tertulis kepada Tiga Pena Indonesia, Sabtu (14/6/2025).

ADS menyatakan, ia sangat mengapresiasi dan mendukung penuh semangat kepala daerah yang responsif, peduli, dan mau bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa semua proses pembangunan daerah tetap harus berada dalam koridor perencanaan yang telah ditetapkan.

“Seluruh alur perencanaan pembangunan daerah, baik melalui e-planning maupun e-pokir sudah terdokumentasi secara sistematis dalam sistem informasi resmi pemerintah. Oleh karena itu, tahapan dan prosedurnya tetap harus diikuti agar tidak menimbulkan ketimpangan atau konflik prioritas,” tegas anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) ini.

Baca Juga  Ramadhan Fest, PT Prima Indonesia Logistik Perkuat Silaturahim dan Capai Keberkahan di Bulan Ramadhan

Menurutnya, respon cepat terhadap aspirasi masyarakat yang muncul secara mendadak tetap perlu diarahkan agar tidak menggeser program-program lain yang telah lama diperjuangkan dan direncanakan.

“Yang kami tekankan bukan menolak pembangunan yang muncul akibat isu viral, tapi bagaimana menata quick response agar tetap berjalan tanpa mengganggu sistem perencanaan yang sudah ada. Dikhawatirkan tumbuhnya stigma masyarakat “kalau tidak viral tidak dikerjakan oleh pemerintah padahal dipemerintahan saat ini sangat terbuka dengan masukan masyarakat ,” tambahnya.

Baca Juga  IMG-20240703-WA0000

ADS juga menyampaikan dukungan penuh terhadap kebijakan efisiensi anggaran tahun ini, yang menurutnya sangat berdampak positif, khususnya dalam menambah alokasi untuk infrastruktur dan pendidikan.

“Efisiensi yang dilakukan oleh Pemkab tahun ini sangat positif. Terbukti mampu membuka ruang fiskal untuk membiayai kebutuhan prioritas yang menyentuh langsung masyarakat, seperti infrastruktur dan sektor pendidikan,” jelasnya.

Sebagai penutup, Dede berharap publik dapat melihat pernyataannya dalam konteks perbaikan system. Bukan sebagai bentuk penolakan terhadap aspirasi rakyat.

“Kami di DPRD tentu mendukung semua upaya yang pro-rakyat. Tapi kami juga punya tanggung jawab menjaga agar perencanaan tetap berjalan sesuai prosedur, agar keadilan dan keberlanjutan bisa terjaga,” tutup anggota DPRD dari Dapil Waysulan, Katibung dan Candipuro ini. ***

Share :

Baca Juga

Tak Berkategori

Lari Sore Hingga Konser Musik, ASDP Ajak Masyarakat Ramaikan Bakauheni Harbour City

Tak Berkategori

Kodaeral I dukung Generasi Muda Ikuti Pendidikan Ekstrakurikuler KKRI di Belawan‎

Tak Berkategori

Tak Berkategori

Semarak HUT TNI 81 : Kodaeral I Gelar Baksos Setetes Darah Sejuta Harapan

Hukum dan Kriminal

‎Perbudakan Modern di Kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan Hambat Kesejahteraan Sosial

Tak Berkategori

‎TRAGIS! Awak Kapal Ikan Tewas di PALKA Beracun KM Pulau Samosir, Istri Hanya Terima Santunan Seadanya

Tak Berkategori

‎Perkuat Silaturahmi Dan Sinergitas, PB Pendawa Indonesia Kunjungi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan

Tak Berkategori

Zulhas Tinjau Penyaluran Bantuan Pangan di Lamsel, Setiap KPM Terima 30 Kg Beras Sekaligus