Bandar Lampung

Dua Pekan Gelar Ops Keselamatan Krakatau 2024, Polresta Bandar Lampung Sita 225 Knalpot Brong

Newskabarindonesia.com,Bandar Lampung – Kepolisian Resor Kota Bandar Lampung menyampaikan hasil penindakan yang dilakukan oleh jajarannya, Selama dua pekan pelaksanaan Operasi Keselamatan Krakatau 2024.

Selama 14 hari pelaksanaan operasi ini, Polisi melakukan penindakan terhadap 60 unit kendaraan roda dua , 4 unit kendaraan roda empat (mobil) serta menyita 225 knalpot brong dengan menggunakan metode tilang manual.

Sementara itu, untuk pelanggaran yang terekam dalam kamera ETLE, Petugas mencatat ada 2.622 pelanggar yang tercapture kamera ETLE dengan jumlah Surat yang sudah melakukan konfrimasi sebanyak 351 pelangar.

Kabag Ops Polresta Bandar Lampung Kompol David Jeckson Sianipar menjelaskan bahwa selama Operasi Keselamatan Krakatau 2024, berbagi upaya dilakukan oleh jajaran Satuan Lalu Lintas, diantaranya upaya preemtif, preventif hingga penegakan hukum.

Baca Juga  *Polresta Bandar Lampung Amankan Kedatangan Logistik Surat Suara dan Alat Bantu Coblos Bagi Tuna Netra* Bandar Lampung - Polresta Bandar Lampung mengamankan kedatangan logistik pemilu di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandar Lampung, pada Jumat (05/01/2024). Logistik pemilu tersebut yaitu surat suara pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Surat suara DPD-RI serta alat bantu coblos (template) bagi pemilih tuna netra untuk memilih calon DPD-RI. Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K., melalui Kasi Humas AKP Agustina Nilawati, menyatakan bahwa pengamanan logistik pemilu merupakan langkah proaktif dari pihak kepolisian untuk memastikan integritas dan keamanan seluruh proses pemilu. "Kita memastikan bahwa seluruh logistik dari tahap pendistribusian hingga penyimpanan di gudang Kantor KPU Kota Bandar Lampung dalam keadaan aman, sehingga proses pemilihan dapat berlangsung secara aman, lancar, dan transparan," ujar Iptu Agustina Nilawati saat dikonfirmasi awak media pada Jumat (5/1/2024) siang. Nila juga menjelaskan bahwa logistik pemilu yang datang hari ini, yaitu berupa surat suara Presiden dan Wakil Presiden sebanyak 806.899 lembar, Surat Suara DPD RI sebanyak 806.899 lembar serta 2.880 lembar alat bantu coblos tuna netra pada DPD-RI. Logistik pemilu yang diangkut dengan menggunakan 2 unit kendaraan truk Hino Tronton dengan pengawalan dan pengamanan ketat dari jajaran Sat Brimob dan Polresta Bandar Lampung. “Kedatangan logistik pemilu ini diterima langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Lampung, Ketua KPU Kota Bandar Lampung, Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung dan sejumlah komisioner KPU dan juga mendapat pengawasan dari pihak Bawaslu Kota Bandar Lampung,” ungkap Nila. Nila juga menambhakan selain mengamankan kedatangan logistik pemilu, pihaknya juga fokus melakukan pengamanan kegiatan kampanye yang sedang berlangsung di sejumlah lokasi maupun proses pelipatan surat suara pemilu yang berlangsung di gudang KPU. “Kita seluruh tahapan Kampanye di Kota Bandar Lampung dapat berjalan dengan aman, lancar dan kondusif,” Jelas Nila. (*)

“Untuk Knalpot brong kendaraan roda dua ada 225 yang kami sita, kita sita karena tidak sesuai standar,” Ungkap Kabag Ops Polresta Bandar Lampung Kompol David Jeckson Sianipar saat memimpin Konferensi Pers di depan Sat Lantas Polresta Bandar Lampung, Rabu (20/03/2024).

Menurutnya, selain mengganggu kenyamanan berlalu lintas karena menimbulkan kebisingan, knalpot brong juga dapat mengganggu masyarakat sekitar dengan suaranya.

“Knalpot brong ini kami sita dengan tindakan tilang manual pada Operasi Krakatau. Selain itu juga tindakan tilang manual menyasar kepada kendaraan roda dua dengan jumlah 60 unit dan kendaraan roda empat 4 unit yang melanggar lalu lintas,” Jelas David.

David pun mengungkapkan bahwa dalam kegiatan Operasi Keselamatan Krakatau ini, pihak kepolisian juga melaksanakan penindakan pelanggaran dengan kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di wilayah hukum Polresta Bandarlampung.

Baca Juga  Mikdar Ilyas Dorong Pembahasan Pemekaran Tiga Kabupaten

“Penindakan dengan kamera ETLE di kota ini terdapat di lima titik lokasi yakni pada JI. H. Agus Salim, Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Jl. Ki Maja 48 Way Halim, Jl. Patimura, Teluk Betung Utara, JI. RA.Kartini, Tanjung Karang Pusat dan JI. ZA. Pagar Alam, Kedaton,” kata Kompol David.

Kompol David mengatakan, pelanggaran yang terekam oleh ETLE rata-rata pengendara tidak mengenakan helm, tak mengenakan sabuk pengaman, dan melanggar rambu-rambu (verboden/traffic light).

“Untuk hasil penindakan pelanggaran dengan kamera ETLE yakni sebanyak 2.622 yang terekam kamera, dengan surat konfirmasi terkirim 2.117, surat konfirmasi terkirim 351,” Jelasnya.(*)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *