MEDAN – newskabarindonesia.com: Nyaris tewas dianiaya, Keluarga korban berharap pelaku di tangkap Polres Pelabuhan Belawan, Polsek Labuhan agar pelaku di hukum sesuai Undang Undang berlaku di Negara Republik Indonesia, Sabtu (27/6/2026).
Saat itu, Peristiwa penganiayaan kakak adik nyaris tewas merupakan warga Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan Kota Medan Sumatera Utara di bantai teman dekat viral di media sosial.
Chairuddin Hasibuan dan Siti merupakan orang tua korban warga Pekan Labuhan sontak terkejut dan memastikan kedua anaknya benar korban penganiayaan dilakukan temannya sendiri.
“Korban Chairika Hasibuan menceritakan dirinya mendapat telpon dari S mengajak untuk nongkrong santai di tanah lapang bola kaki Pasar V Marelan depan kantor Koramil dengan teman lainnya”.
Tidak merasa curiga, korban jawab dan bersedia datang kelokasi. Sesampainya mereka duduk dilokasi, Tiba tiba datang seseorang menyerang korban Chairika dan Chairil (kakak korban) terkapar usai membela adiknya.
Namun tidak di sangka, pelaku yang inisial R A diduga menggunakan senjata tajam hingga korban terluka parah menjadi tontonan. Selanjutnya, dengan luka luka korban di bawa ke RS Wulan Windi Medan Marelan Jalan R. Buddin Marelan, Selasa (23/6/2026), malam hari untuk mendapat perawatan medis.
Lalu, Chairuddin Hasibuan bergegas membuat Laporan Polisi (LP) Polsek Medan Labuhan, Dengan nomor laporan Polisi LP/B/675/ VI/2026/SPKT Unit Reskrim/Polsek Medan Labuhan/Polres Pelabuhan Belawan/Poldasu.
(Rikcy)





















