BELAWAN – newskabarindonesia.com: Pelaku tawuran di belawan lama (belma), Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan – Sumatera utara kini semakin beringas yang sekaligus melakukan penjarahan di rumah penduduk.
Kini, para pemuda terlibat tawuran tak takut lagi, tawuran dua kelompom pemuda terjadi sekira pukul 22.00 Wib (minggu,18/7/2021) yang tak segan merusak rumah kepala lingkungan 26, dan usaha depot air minum milik orang tuanya dan pelaku tawuran juga merusak kendaraan petugas patroli polsek belawan.
Pantauan media, Tawuran kerap terjadi dan sering menimbulkan korban jiwa maupun materil yang dialami masyarakat seputaran belawan lama, Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan – Sumatera Utara. Senin (19/7/2021)
Dua kelompok pemuda tidak henti-hentinya saling lempar batu maupun membawa senjata tajam sehingga menimbulkan keresahan bagi masyarakat.
Selain itu, Mustapa pemilik warnet dan Minah (Janda) penjual gas elpiji di Lorong Melati/Lor. Kenanga Lingkungan XXVII Kelurahan Belawan I, Kec. Medan Belawan menjadi sasaran pelaku tawuran sekaligus penjarahan.
“Ditambah lagi, satu unit becak milik Filter Perangin-angin di bakar pelaku tawuran”.
Salah satu permerhati sosial pemuda dan masyarakat di Belawan berharap kepada pihak berwajib mengambil tindakan tegas terhadap pelaku tawuran tersebut.
Agar kedepannya, masyarakat tidak resah akibat tawuran sekaligus penjarahan yang dilakukan pelaku tawuran tersebut sehingga masyarakat dapat Nyaman untuk sehari- hari beraktifitas.
“Imbuhnya, dimana pihak kepolisian dapat menindak dengan tegas pelaku tawuran sekaligus penjarahan di rumah penduduk dan Hentikan tawuran agar jangan ada pembiaran terhadap aksi anarkisme,” tegasnya Pemerhati sosial pemuda dan masyarakat di Belawan.
Akibat tawuran antara dua kelompok pemuda tersebut jelas sangat meresahkan bagi masyarakat. Sehingga kerap menimbulkan korban jiwa dan kerusakan lainnya seperti rumah masyarakat disekitar tawuran di Belawan Lama (Belma).
Pemerhati sosial pemuda dan masyarakat di Belawan kemudian mengharapkan “Bebaskan” kampung kami dari narkoba, karna narkoba adalah induk segala tindakan kriminalitas dan anarkisme. Ujarnya
(tm)
















