Home / Apakabar INDONESIA

Rabu, 21 April 2021 - 12:52 WIB

21 Ton Pakan Ternak Asal Sumut Tembus ke Pasar Korea Selatan

Medan – newskabarindonesia.com: Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Belawan untuk pertama kalinya memfasilitasi ekspor pakan ternak Pertama asal Provinsi Sumatera Utara (Sumut) sebanyak 21 ton tembus pasar Korea Selatan.

“Komoditas asal sub sektor peternakan dengan nilai Rp.53,2 juta ini telah melalui serangkaian tindakan karantina pertanian untuk memastikan aman, sehat, tidak tertular Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) dan sesuai dengan persyaratan negara tujuan,” ungkap Kepala Karantina Pertanian Belawan, Andi Yusmanto melalui keterangan tertulisnya, Selasa (20/04).

Menurut Andi, ekspor kali ini menyebutkan pihaknya selaku koordinator upaya untuk peningkatan ekspor pertanian di Sumut akan fokus pada pencapaian target nilai ekspor yang telah ditetapkan.

Sebagai informasi, melalui Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor Pertanian yang digagas oleh Menteri Pertanian (Syahrul Yasin Limpo,red) setiap unit kerja di lingkup Badan Karantina Pertanian Barantan terus giat melakukan upaya dan terobosan untuk pencapaian target nilai ekspor.

Baca Juga 

Lebih lanjut Andi menjelaskan, salah satu langkah operasionalnya adalah dengan melakukan bimbingan teknis sanitari dan fitosanitari sebagai persyaratan negara tujuan ekspor, meningkatkan sinergisitas dengan entitas terkait serta memberikan percepatan layanan karantina guna meningkatkan nilai daya saing komoditas ekspor.

“Layanan klinik ekspor karantina pertanian pada siap membantu tidak hanya bagi ekspotir yang telah rutin, namun juga bagi para pemula,” ujar Andi .

Pacu Ekspor Komoditas Pertanian

Sekretaris Badan Karantina Pertanian (Barantan), Wisnu Haryana yang melakukan pelepasan ekspor pakan ternak tersebut, menyampaikan bahwa upaya peningkatan ekspor komoditas pertanian diantaranya nilai ekspor komoditas dan negara tujuan baru. “Alhamdulillah, Sumut memiliki CV. Surya Timur Perkasa yang terus bergerak untuk menjadi eksportir. Pengekspor pakan ternak ke Korea Selatan,” kata Wisnu saat menyerahkan sertifikat ekspor karantina atau Health Certificate pada Jumat (16/4) lalu di Aula Karantina Pertanian Belawan, Jl. A.H. Nasution no.10 Pangkalan Mansyur Medan.

Baca Juga  Pengangkutan Direkomendasi Organda Layak Dikaji Ulang oleh KSOP Belawan

Wisnu menambahkan selaku otoritas karantina, melalui tindakan karantina dapat memastikan seluruh produk pertanian yang akan diekspor telah memenuhi persyaratan internasional tentang sanitari dan fitosanitari sehingga memiliki daya saing di pasar global.

“Ekspor pertanian berupa pakan juga dapat menjadi bukti bahwa sinergisitas para pelaku pembangunan pertanian di Sumut ini terjalin dengan baik,” pungkas Wisnu.

(Rikcy)

Share :

Baca Juga

Apakabar INDONESIA

GEGER! Dugaan Belatung dalam Susu MBG di SDN 1 Sukabanjar Picu Keresahan Orang Tua

Apakabar INDONESIA

Safety Forum: Penguatan Implementasi Corporate Life Saving Rule (CLSR), PT PIL Tegaskan Komitmen Zero Accident

Apakabar INDONESIA

BNCT Bersama Pelindo dan Pemko Medan Bahas Pembangunan SMP Berbasis Kurikulum Global di Belawan

Apakabar INDONESIA

Raker 2026, PT BNCT Percepat Peningkatan Layanan di Tengah Tekanan Industri Logistik

Apakabar INDONESIA

PT PIL Sosialisasikan Standarisasi Pelayanan Depo Belawan dengan Mitra Bisnis

Apakabar INDONESIA

PD TIDAR Sumut Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang Desa Yukka Tapanuli Tengah

Apakabar INDONESIA

Jelang Natal dan Tahun Baru, PT Prima Indonesia Logistik Pastikan Operasional Tetap Berjalan

Apakabar INDONESIA

Lahan Parkir Rumah Sakit Prima Husada Cipta PHC (Pelindo) Medan Amburadul