Home / Apakabar INDONESIA

Rabu, 24 Maret 2021 - 10:30 WIB

Dukung Ekspor Kopi Sumut, Andi Supervisi Eksportir Kopi 

Belawan – newskabarindonesia.com: Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Belawan, Andi Yusmanto selaku koordinator upaya peningkatan ekspor pertanian dalam program Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor Pertanian (Gratieks) diwilayah kerjanya melakukan kunjungan kerja ke pelaku usaha atau eksportir produk pertanian. Rabu (24/3/2021).

Dalam kesempatan ini, Yusmanto melakukan kunjungan ke PT SMTM selaku pengekspor kopi.

“Ini adalah sebagai bentuk pendampingan kepada pelaku usaha, kami ingin mendengarkan langsung jika ada kendala dan mencarikan jalan keluarnya,” kata Yusmanto melalui keterangan tertulisnya.

Menurut Yusmanto, dari data pada sistem perkarantinaan, IQFAST Karantina Pertanian Belawan, pelaku usaha ini adalah perusahaan kopi yang paling rutin pengirimannya namun mulai nampak terkendala pada akhir-akhir ini.

Sebagai informasi, kopi yang merupakan komoditas asal sub sektor  perkebunan ini memiliki peran penting dalam menunjang kinerja ekspor sektor pertanian. Dan sebagai negara produsen kopi keempat terbesar dunia setelah Brazil, Vietnam dan Colombia, tentunya komoditas ini perlu mendapat perhatian.

Baca Juga  69 CALON TANTAMA GEL II TA.2021 PANDA BELAWAN DAPATKAN PEMBEKALAN

Provinsi Sumatera Utara (Sumut) sendiri memiliki beberapa jenis kopi  arabica yang sudah dikenal di manca negara, antara lain Lintong, Mandailing, Sidikalang, Simalungun, Sipirok, Samosir dan Karo.

Dari catatan lalu lintasnya, di tahun 2020 Karantina Pertanian Belawan telah menerbitkan 2.630 sertikat karantina ekspor  ke 40 negara didunia. Yang didominasi oleh Amerika Serikat, Jerman, Jepang, Belgia, Kanada, Singapura, Inggris, Yordania, Taiwan dan Australia.

Maria, pemilik PT SMTM menjelaskan bahwa guna mendukung produksi kopi Sumut, pihaknya telah membagikan 1 juta benih kepada petani di Kabupaten Dairi. Harapannya dapat memberi semangat kepada para petani sekaligus memacu laju ekspornya.

Baca Juga  Komisi 111 Drpd Lampung Himbau Masyarakat Patuhi Prokes

“Secara produktivitasnya kopi Sumut sangat bagus, komoditas tersedia untuk diekspor namun kami terkendala masalah kontainer,” jelas Maria.

Untuk itu, ia berharap Karantina Pertanian Belawan dapat menjadi jembatan untuk mengkomunikasikannya kepada instansi dan pihak-pihak terkait.

Hal ini ditanggapi dengan baik dan segera diagendakan untuk memecahkan permasalahan yang ada. “Segera saya agendakan sebuah pertemuan lintas intansi dan para pelaku usaha untuk membahas permasalahan ini, “kata Yusmanto.

Untuk Ekspor, Perkuat Sinergitas

Secara terpisah, Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan), Ali Jamil mengapresiasi upaya proaktif yang dilakukan Karantina Pertanian Belawan.

“Untuk ekspor, kita perkuat sinergisitas. Cari permasalahannya dan dudukan bersama untuk solusinya agar ekspor pertanian tidak bersoal,” tukas Jamil.

Narahubung : Andi PM Yusmanto, AM, SP, MH. Badan Karantina Pertanian, Kementerian Pertanian

 

(Rikcy)

Share :

Baca Juga

Apakabar INDONESIA

PD TIDAR Sumut Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang Desa Yukka Tapanuli Tengah

Apakabar INDONESIA

Jelang Natal dan Tahun Baru, PT Prima Indonesia Logistik Pastikan Operasional Tetap Berjalan

Apakabar INDONESIA

Lahan Parkir Rumah Sakit Prima Husada Cipta PHC (Pelindo) Medan Amburadul

Apakabar INDONESIA

Pelindo Dukung Pengiriman Cadangan Beras Pemerintah ke Pulau Nias

Apakabar INDONESIA

Penumpang Natal 2025, Pelindo Regional 1 Belawan Pastikan Kesiapan Terminal Bandar Deli Belawan

Apakabar INDONESIA

BNCT Perkuat Sinergi Stakeholder Tingkatkan Kesiapsiagaan Tanggap Darurat di Pelabuhan Belawan

Apakabar INDONESIA

BNCT dan Sei Mangkei Dry Port Teken MoU Perkuat Konektivitas Logistik Sumatera Utara

Apakabar INDONESIA

527 Wisudawan Universitas Tjut Nyak Dhien Medan (UTND) Wisuda di Tiara Convention Center Medan