Tak Berkategori

KEMACETAN PARAH & RICUH DI PELABUHAN LAMPUNG SELATAN – SOPIR TRUK PROTES KEBIJAKAN PENYEBERANGAN

Hanya 1 Kapal Operasi, Ratusan Truk Sayuran-Buahan Terancam Busuk

Newskabarindonesia.com, Bakauheni, LAMPUNG SELATAN, 26 MARET 2026 – Terjadi kericuhan di area pelabuhan pada pukul 19:30 WIB Rabu (25/3), dipicu oleh aksi protes sejumlah sopir truk yang tidak dapat segera masuk untuk menyeberang. Para sopir mempersoalkan kebijakan yang dinilai merugikan, meskipun sebelumnya telah ada imbauan pembatasan penyeberangan truk sumbu tiga sejak 13 Maret 2026.

Kendaraan bermuatan sayuran dan buah-buahan diarahkan ke Pelabuhan Sumur Makmur Abadi (SMA) sebagai upaya mengantisipasi lonjakan arus kendaraan dan memastikan pengiriman bahan pokok ke Jawa tidak terhambat. Namun, situasi memicu ketegangan karena adanya ketidaktegasan dalam penerapan aturan, dengan beberapa pihak mendapatkan izin penyeberangan di luar ketentuan. Pihak berwenang diharapkan melakukan evaluasi terhadap petugas terkait agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca Juga  42 Delegasi Resmi Memulai Misi Budaya, Bupati Egi: AIYEP 'Wajah Baru' Hubungan Indonesia-Australia

Hingga pagi hari Kamis (26/3), kondisi lokasi masih mengalami kemacetan parah hingga kiloan meter. Ratusan truk bermuatan sayuran dan buah-buahan berjejer di jalan lintas Timur desa Sumur, Kecamatan Ketapang, saat hendak masuk ke kawasan Pelabuhan SMA.

“Saya nunggu dari jam 10 malam, tidak tahu penyebab alasan yang pasti dari petugas pelabuhan di dalam,” ujar Yance, sopir truk bermuatan telur.

Reno, sopir asal Bengkulu yang membawa muatan buah, menambahkan bahwa di dalam pelabuhan SMA terjadi penumpukan kendaraan karena hanya ada 1 kapal yang beroperasi khusus untuk muatan hasil pertanian. “Estimasi kerugian hingga 50 juta rupiah jika buah yang saya bawa ini busuk,” kata Reno dengan prihatin.

Baca Juga  DPRD Kota Laksankan Paripurna Terkait Rekomendasi LKPJ Walikota Tahun 2023

Reno berharap pihak berwenang dapat memberikan kebijakan yang lebih baik bagi pengangkut sayuran dan buah-buahan. “Harapan saya, pelabuhan Bakauheni dapat dibuka pelayanan bagi kendaraan kami karena di sana sudah lancar dan mulai sepi,” pungkasnya.

Saat ini pengawasan dan pengaturan arus kendaraan masih terus diperketat untuk mengatasi kemacetan yang terjadi. (Red)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *