Tak Berkategori

Baksos TNI AU Wilayah Medan kepada Korban Banjir

Medan – newskabarindonesia.com: TNI AU Wilayah medan kembali melaksanakan Bakti Sosial (Baksos) kepada warga masyarakat Sei Mati yang mengalami musibah banjir. Kegiatan Baksos dilaksanakan di Shelter Charlie Lanud Soewondo, Jum’at (11/12/2020). Kegiatan baksos dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.

Pada kesempatan tersebut, Komandan Lanud Soewondo Kolonel PNB JH Ginting, S.Sos berkesempatan membagikan langsung bantuan sembako kepada masyarakat Sei Mati. “Baksos pada pagi hari ini merupakan wujud kepedulian TNI AU di wilayah medan untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terkena dampak bencana banjir. Saya berharap sedikit bantuan dari kami, TNI AU wilayah medan dapat bermanfaat”, ujar Danlanud.

Baca Juga  IMG-20240512-WA0052

Kegiatan Baksos yang berlangsung merupakan kerjasama antara TNI AU wilayah medan dengan Paguyuban Perumahan Komplek Daerah Polonia. Bentuk pembagian baksos yang diberikan berupa bantuan kebutuhan bahan pokok yang diperlukan masyarakat seperti, beras, minyak goreng dan mie instan. Jumlah paket sembako yang dibagikan kepada masyarakat sejumlah 700 paket.

Turut hadir pada kegiatan baksos, Pangkosek Hanudnas III Marsma TNI Esron S.B. Sinaga, S.Sos., M.A., Danwing III Paskhas Kolonel Pas Deni Ramdani, S.E, Perwakilan dari The Palace Residence Bapak karun Wirianto, Perwakilan dari Polonia Riverview Bapak Jacob Lie dan Bapak Umar Wijaya, serta perwakilan dari Taman Polonia Bapak Johannes.

Baca Juga  Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana Hadir dalam Acara Makan Malam Bersama Pj. Gubernur dan Wakil Kepala Staf Angkatan Laut

Sebagai informasi, Banjir bandang melanda Kota Medan, Sumatera Utara, pada Jumat (4/12/2020). Penyebab banjir diperkirakan akibat intensitas curah hujan yang cukup tinggi di wilayah Sumatera Utara khususnya wilayah Kota Medan sehingga mengakibatkan sungai tidak mampu menampung debit air dan akhirnya meluap ke permukiman warga. Menurut data dari BPBD Kota Medan, bahwa ada 2.773 rumah masyarakat, atau 1.983 KK dan 5.695 jiwa yang menjadi korban banjir.

(Rikcy/tim)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *