Hukum dan Kriminal Medan

Berkedok Bengkel Mobil Diduga Tampung BBM Solar di Jalan Marelan

MEDANnewskabarindonesia.com: Gudang bengkel mobil di Jalan Kapten Rahmatbuddin Kecamatan Medan Marelan Sumatera Utara diduga menampung bahan bakar minyak solar yang terus berlanjut, Jumat (19/4/2024).

Informasi dihimpun, gudang bengkel mobil berpagar seng warna biru bertulis bengkel ASB kini disulap sebagai tempat gudang penampung BBM diduga ilegal.

Dimana, gudang bengkel mobil tersebut jaraknya sangat dekat dengan pemukiman rumah penduduk tanpa pernah dirazia.

“Dari sisi luar pagar, sangat jelas tersusun unit fiber berkapasitas 1000 liter terekam oleh kamera disudut tembok bengkel”.

Baca Juga  Tingkatkan Sinergi, Pelindo Multi Terminal & TNI AD Sediakan Sanitasi Air Bersih

Meskipun berulang kali diberitakan awak media, belum terlihat tanda-tanda tindakan tegas dari jajaran Polres Pelabuhan Belawan.

Seorang warga enggan disebut namanya kepada wartawan menyebutkan bahwa aktifitas digudang penimbunan BBM ilegal berkedok bengkel itu tersebut beroperasi setiap hari.

“Lebih jelasnya, mau liat mobil tangki masuk pada pagi dan malam hari bang, kalau masuk ke dalam dalam rumah hantu atau gudang penimbunan BBM ilegal itu”, Ucapnya

Selain mobil tangki warna biru putih, warga juga sering melihat mobil pribadi diduga di modifikasi lalulalang keluar masuk kerumah hantu atau gudang penampungan BBM itu.

Baca Juga  Rutan Labuhan Deli Gelar Kompetisi Karutan CUP Bangkitkan Semangat Kebugaran

“Kekhawatiran timbul, keberadaan rumah hantu atau gudang penimbunan BBM dekat dengan penduduk akan berimbas kepada warga sekitar apabila terjadi kebakaran,” jelas warga.

Ditambahkannya, Kami berharap kepada pihak Polres Pelabuhan Belawan, agar bisa menindak keberadaan rumah hantu atau gudang penampungan BBM ilegal tersebut.

“Terpisah, Kapolsek Medan labuhan, ketika dikonfirmasi Wartawan tim media Medan Utara belum ada jawaban sampai berita di terbitkan”.

(Rikcy)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *