Home / Apakabar INDONESIA / Hukum dan Kriminal / Medan

Senin, 6 Oktober 2025 - 15:49 WIB

Buruh PT RSA Miliki Kualifikasi dan Kompetensi Tenaga Operasional Tak Terdaftar di KSOP Utama Belawan

MEDANnewskabarindonesia.com: Secara prinsip sebagai entitas bisnis dibawah pengelolaan Pelindo Multi Terminal dan Pelindo Holding, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX:IPCC) selalu mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik (GCG), berorientasi kepada kepuasan pelanggan serta memberikan kebermanfaatan bagi lingkungan sekitar, Senin (6/10/2025).

Sebagai informasi bersama bahwa saat ini dalam menjalankan kegiatan operasional IPCC Terminal Satelit Belawan bermitra dengan PT RSA yang memiliki kualifikasi dan kompetensi tenaga operasional sesuai dengan kebutuhan pihak Carmaker sebagai customer.

Kerjasama dengan mitra tersebut sudah berlangsung sejak IPCC mengoperasikan terminal satelit belawan pada tanggal 1 Januari 2022 dimana meneruskan kerjasama sebelumnya dengan cabang belawan.

Baca Juga  Ardi Adrianto SH, Hukum Berat Pelaku Cabul Anak Dibawah Umur

“Juga meminta kepada mitra untuk secara bertahap dapat memenuhi prinsip tatakelola yang baik sebagaimana ketentuan dan peraturan yang berlaku,” Sebut Komunikasi Korporasi PT IKT, Tbk.

IPCC selalu membangun komunikasi dan koordinasi yang positif dengan seluruh pemangku kepentingan termasuk dengan KSOP Utama Belawan utamanya dalam melakukan aktivitas bongkar muat.

“Saat ini IPCC tengah berkoordinasi intensif dengan KSOP Utama Belawan untuk pengembangan Terminal Kendaraan Satelit Belawan agar dapat memberikan kontribusi yang lebih baik untuk perekonomian Sumatera Utara”.

Namun, kebijakan di ambil Perusahaan Bongkar Muat PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IKT) di Terminal Car Bandara Deli Belawan menimbulkan kontroversi. Buruh tidak sah PT RSA tetap beraktivitas di Pelabuhan Belawan.

Baca Juga  Pembangunan Tanki Timbun di Marelan Tanpa Izin PBG Ancam Keselamatan Masyarakat

“Akibat buruh tidak terdaftar, malah tenaga kerja bongkar muat TKBM Upaya Karya Pelabuhan Belawan menjadi korban. Buruh TKBM kini tidak bertugas semestinya untuk melakukan dalam memindahkan dan mengatur bongkar muat kendaraan (mobil) sesuai aturan berlaku”.

Buruh tenaga bongkar muat TKBM Upaya Karya Belawan secara resmi teregistrasi terdaftar bekerja menangani bongkar muat barang di Pelabuhan termasuk Kendaraan Bermotor.

Hingga berita terbit, pihak PT RSA sulit ditemui awak media untuk memperoleh informasi mengapa buruh PT RSA tidak terdaftar di KSOP Utama Belawan.

(Rikcy)

Share :

Baca Juga

Hukum dan Kriminal

Dihari Anti Korupsi Sedunia: Kejari Belawan, Yusuf Darmaputra Gelar Pemusnahan Barang Bukti Inkracht 

Medan

Perpindahan Sementara Gedung Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan di Jalan Indrapura 

Hukum dan Kriminal

Jaga Laut Indonesia, Kodaeral I Musnahkan 41,7 Kg Ketamine

Hukum dan Kriminal

AS Lubis, Remaja Dianiaya Saat Bantu Korban Banjir Lapor Polisi

Apakabar INDONESIA

PT Prima Indonesia Logistik Bagikan Sembako Warga Terdampak Banjir

Apakabar INDONESIA

Bantuan Kemanusiaan Presiden RI ke Aceh Tamiang tiba Subuh menggunakan KRI SSA 378

Kabar Daerah

Kejaksaan Negeri Belawan Peduli Korban Banjir

Kabar Daerah

Dampak Bencana Alam, PT Musi Mas Belawan Menyalurkan Ratusan Paket Sembako