Home / Apakabar INDONESIA / Bandar Lampung

Senin, 15 Februari 2021 - 21:52 WIB

Demi Menjaga Ketersediaan Beras dan Tekan Angka Inflasi, Gubernur Arinal Kunjungi Gudang Bulog Kanwil Lampung di Campang Raya

BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengunjungi Gudang Badan Urusan Logistik (Bulog), di Komplek Pergudangan Campang Raya Kanwil Lampung, Senin (15/2/2021).

Kunjungan tersebut selain untuk menjamin ketersediaan beras, juga menindaklanjuti amanat Presiden agar Lampung berkonstribusi menekan laju inflasi terutama DKI Jakarta.

“Sebagai lumbung pangan nasional yang harus kita perhatikan adalah Jakarta, karena saya mendapat pesan dari Presiden untuk ini dijaga agar tidak mudah terjadi inflasi terutama pusat ekonomi Indonesia yakni Jakarta,” kata Gubernur Arinal.

Arinal juga menegaskan pihaknya mendorong Bulog Wilayah Lampung menjamin ketersediaan beras untuk mewujudkan kedaulatan pangan dan berkontribusi membangkitkan para petani.

“Kita berdoa Lampung pertaniannya bangkit karena Bulog maju dan petani juga akan lebih maju,” ujar Gubernur Arinal.

Menurut Arinal, Provinsi Lampung sebagai penghasil beras nomor 6 di Indonesia dan
sebagai lumbung pangan Indonesia.
Berdasarkan data BPS, luas panen padi pada 2020 diperkirakan sebesar 544,06 ribu hektare, mengalami kenaikan sebanyak 79,96 ribu hektar atau 17,23 persen dibandingkan 2019 yang sebesar 464,10 ribu hektare.

Baca Juga  BPKAD Lampung Cairkan THR Sebesar Rp74 Milliar

Kemudian, dari sisi produksi padi pada 2020 diperkirakan sebesar 2,60 juta ton GKG, mengalami kenaikan sebanyak 440,82 ribu ton atau 20,37 persen dibandingkan 2019 yang sebesar 2,16 juta ton GKG.

Jika potensi produksi padi pada 2020 dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi pangan penduduk, produksi beras pada 2020 diperkirakan sebesar 1,49 juta ton, mengalami kenaikan sebanyak 252,10 ribu ton atau 20,37 persen dibandingkan 2019 yang sebesar 1,24 juta ton.

“Surplus beras ini merupakan kebanggaan bagi Lampung, namun demikian mengingat pentingnya arti beras bagi masyarakat maka pengendalian harga beras diarahkan terutama untuk melindungi kepentingan masyarakat, baik sebagai produsen maupun sebagai konsumen,” kata Arinal.

Baca Juga  Jelang Pemilu, Lapas Narkotika Lampung Kembali Gandeng Disdukcapil Lamsel Lakukan Pendataan WBP

Dari capaian tersebut, Gubernur Arinal meminta juga bisa berdampak positif bagi petani khususnya petani padi di Provinsi Lampung.

“Bulog harus turun bersama petani, kerjakan yang dibutuhkan oleg rakyat. Solusi untuk petani akan menjadi harapan kedepan,” katanya.

Arinal meminta Bulog juga harus ikut mendukung hadirnya program unggulan Kartu Petani Berjaya (KPB) untuk membangkitkan kejayaan para petani.

“Tidak ada alasan petani di Lampung tidak bangkit karena didukung juga oleh KPB, Bulog juga harus ikut mensosialisasikan KPB ini,” katanya.

Menurutnya, kata kunci Lampung Berjaya akan berhasil apabila pendapatan para petani meningkat dengan melakukan upaya secara bersama-sama.

“Saya berharap kehadiran saya ke sini bisa memberikan dorongan kepada Bulog, saya akan membantu dengan maksimal,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Apakabar INDONESIA

PD TIDAR Sumut Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang Desa Yukka Tapanuli Tengah

Apakabar INDONESIA

Jelang Natal dan Tahun Baru, PT Prima Indonesia Logistik Pastikan Operasional Tetap Berjalan

Apakabar INDONESIA

Lahan Parkir Rumah Sakit Prima Husada Cipta PHC (Pelindo) Medan Amburadul

Apakabar INDONESIA

Pelindo Dukung Pengiriman Cadangan Beras Pemerintah ke Pulau Nias

Apakabar INDONESIA

Penumpang Natal 2025, Pelindo Regional 1 Belawan Pastikan Kesiapan Terminal Bandar Deli Belawan

Apakabar INDONESIA

BNCT Perkuat Sinergi Stakeholder Tingkatkan Kesiapsiagaan Tanggap Darurat di Pelabuhan Belawan

Apakabar INDONESIA

BNCT dan Sei Mangkei Dry Port Teken MoU Perkuat Konektivitas Logistik Sumatera Utara

Apakabar INDONESIA

527 Wisudawan Universitas Tjut Nyak Dhien Medan (UTND) Wisuda di Tiara Convention Center Medan