Home / Apakabar INDONESIA / Bandar Lampung

Senin, 8 Februari 2021 - 14:53 WIB

Dprd Lampung Minta Distribusi Pupuk Jangan Terlambat

LAMPUNG : Kelangkaan pupuk subsidi saat ini membuat para petani susah akan mendapatkan pupuk. Menanggapi hal, PT Pupuk Indonesia (Persero) adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga mengakui bahwa memang ada oknum-oknum yang nakal atau Mafia pupuk, sehingga terjadi kelangkaan pupuk di Provinsi Lampung.

Assistant Vice President PT Pupuk Indonesia wilayah Bengkulu-Lampung, Wiyanto mengatakan, memang ada beberapa masalah yang dialami ketika pendistribusian pupuk subsidi di wilayah Provinsi Lampung, dikarenakan diduga adanya oknum-oknum yang nakal, sehingga menyebabkan keterlambatan distribusi pupuk.

“Kami selaku perwakilan pupuk Indonesia, PT Petrokimia Gresik dan PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) memohon dan meminta maaf karena permasalahan pupuk ini tidak selesai-selesai dari tahun ke tahun. Padahal kami telah melakukan pendistribusian pupuk subsidi dengan benar dan berdasarkan by name by adress,” katanya di Ruang Rapat Komisi II DPRD Lampung saat rapat dengar pendapat (RDP) terkait Kartu Petani Berjaya (KPB), Senin (8/2/2021).

Menurutnya, selama ini penyaluran pupuk subsidi memang tidak semua jalur distribusi berjalan dengan mulus atau lancar-lancar saja.

“Kami harus jujur tidak semua jalur distribusi ini berjalan mulus dan memang ada yang nakal baik itu distributor dan pengecer. Kemudian jika ada yang nakal kami kenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan dalam artian dibawa ke jalur hukum ,” ucapnya.

Baca Juga  Ketua Komisi II DPRD Lampung Sosper di DPC PBB Lamsel

Sedangkan untuk keterlambatan pendistribusian pupuk terjadi karena ada jarak atau jeda waktu dalam pendistribusian pupuk agar tidak terjadi kelangkaan pupuk untuk petani yang ada di Lampung.

“Keterlambatan pupuk memang terjadi dan kalian bisa tengok di kios-kios ada jarak waktu pendistribusian. Kami juga selalu berusaha agar distributor dan pengecer untuk menyetok pupuk agar petani yang ada dapat pupuk semua dan sampai ke pihak yang benar-benar berhak,” ujarnya

Sementara, Ketua Komisi II DPRD Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi, menegaskan jika memang ada oknum-oknum yang nakal akan segera diberikan sanksi, karena ini sangat merugikan petani.

” Saya suka dan setuju dengan pihak ini karena jujur mau mengatakan bahwa banyak oknum-oknum yang bermain di dalam pendistribusian pupuk. Sehingga sejauh mana upaya PT Pupuk Indonesia ketika mendapatkan temuan terkait oknum-oknum yang nakal. Jangan sampai ada keterlambatan lagi karena sudah awal musim tanam,” tegasnya.

Baca Juga  Provinsi Lampung Pilot Projek Uji Coba Penggunaan Frekuensi Radio HF untuk Komunikasi Nelayan

Kemudian, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung Kusnardi, juga mengaku dari tahun ke tahun pupuk subsidi ini permasalahannya adalah kelangkaan pupuk.

“Dari tahun ke tahun langkah-langkah dan masih sama dari tahun ke tahun permasalahanya itu itu saja. Makanya kita perlu dievaluasi betul-betul dan DPRD lah yang menyampaikan keluhan tersebut. Kalau saya kan tidak lah,” katanya

Lanjutnya, ia mengatakan, bahwa alokasi penyaluran pupuk menurut sistem Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) tahun 2021 hanya 37,30 persen dibandingkan tahun 2020 sebesar 46,4 persen di Provinsi Lampung.

” E- RDKK tahun 2021 lebih kecil dari pada e- RDKK tahun 2020 karena usulan mengacu pada rekomendasi pemupukan berdasarkan KATAM (Kalender tanam terpadu),” kata dia

Ia mengatakan berdasarkan e-RDKK tahun 2021 pupuk yang diusulkan untuk di Lampung sebanyak 1.457.561 ton, namun realisasinya hanya 543.707 ton atau sebesar 37,30 persen.

“Itu pupuk yang akan dialokasikan untuk tahun 2021 di antaranya pupuk urea sebanyak 266.334 ton, NPK 195.020, SP-36 sebanyak 41.804, ZA sebanyak 22,316 dan organik 18.233,” ungkapnya (advertorial)

Share :

Baca Juga

Apakabar INDONESIA

PT Prima Indonesia Logistik Bagikan Sembako Warga Terdampak Banjir

Apakabar INDONESIA

Bantuan Kemanusiaan Presiden RI ke Aceh Tamiang tiba Subuh menggunakan KRI SSA 378

Bandar Lampung

Pemerintah Provinsi Lampung Peringati HUT ke-54 KORPRI

Bandar Lampung

Ijtima Ulama Dunia di Kota Baru Lampung Dorong Perputaran Ekonomi Masyarakat

Bandar Lampung

Gubernur Rahmat Mirzani Hadiri Peringatan Pujawali di Pura Kahyangan Jagat Kerthi Bhuana

Apakabar INDONESIA

Rudi Hartono Ketua KPI Cabang Belawan Harapkan Kesejahteraan Awa Kapal Ikan di Gabion

Apakabar INDONESIA

Papan Proyek Dinkes Lampung Selatan “Disembunyikan”? Terancam Denda 1 Miliar!

Apakabar INDONESIA

Kejaksaan Negeri Lampung Selatan Minta Maaf Atas Kesalahan Penulisan Nama Desa