Sangihe-newskabarindonesia.com : Pemda Kabupaten Kepulauan Sangihe terus melakukan penjajakan peluang kerja ke Jepang.
Menurut Jabes, Jepang menjadi salah satu tempat pavorit warga Indonesia yang ingin mencoba peruntungan di negeri Sakura tersebut.
Untuk menghindari maraknya TKI tanpa dokumen resmi masuk ke jepang, Jabes mengaku dalam waktu dekat ini Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Badan Pelindungan Pekerja Migran (BP2MI) secara resmi akan menandatangni kerjasama atau MoU.
Bupati Jabes Ezar Gaghana mengatakan, sudah menjadi tanggung jawab pemerintah daerah untuk memfasilitasi calon pekerja migran.
Untuk memantapkan penandatangan MoU dan perjanjian kerjasama dimaksud, Jabes mengaku nantinya Dinas Tenaga Kerja Daerah, kepala bagian hukum dan kepala bagian kerjasama Pemkab Sangihe akan terlebih dahulu menggelar rakor dengan Kepala BP2 MI Provinsi Sulawesi Utara yang direncanakan pada Kamis 18 Maret 2021.
“Kita pastikan pemda akan memfasilitasi semua warga yang ingin menjadi pekerja migran yang salah satunya bekerja di Jepang. Dan untuk menghindari segala sesuatu yang tidak di inginkan ya kita akan Mou terlebih dahulu baru dan kita kasih pelatihan kepada calon pekerja migran”. Tegas Jabes. (Darwis Saselah/Red).
















